This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label organisasi internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label organisasi internasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2012

Teka-teki harta karun Olivier Levasseur yang hilang

Kita sering mendengar mengenai legenda bajak laut dan harta karunnya yang tersembunyi. Tapi mungkin banyak yang belum pernah mendengar bahwa ada harta bajak laut yang dihubungkan dengan perkumpulan freemason. Ini adalah kisah bajak laut bermata satu, Olivier Levasseur.

Olivier Levasseur lahir di Calais, Perancis, sekitar tahun 1688 - 1690. Nama aliasnya adalah Le Buse atau La Bouche (elang). Julukan ini diperolehnya karena kecepatannya dalam menyerang musuh. Kita mungkin mengira bahwa bajak laut adalah mereka yang berasal dari kaum berandalan, namun tidak demikian dengan Levasseur. Ia lahir dari kalangan borjuis dan berada. Ia bahkan pernah mendapatkan pendidikan yang baik hingga akhirnya menjadi anggota pasukan angkatan laut Perancis.

Petualangannya dimulai ketika terjadi perangSpanish SuccessionBenjamin Hornigold tahun 1716. Akibat perang yang dijalaninya, Olivier membawa sebuah bekas luka di dekat matanya yang membuat pandangannya menjadi lebih terbatas.

Setelah satu tahun melakukan berbagai pembajakan, perkumpulan Hornigold terpecah. Olivier berpisah dan mencoba peruntungannya di pantai barat Afrika. Pada tahun 1719, ia bekerja sama dengan bajak lautHowell Davis dan Thomas Cocklyn.

Pada tahun 1720, mereka menyerang pelabuhan Ouidah di pantai benin dan berhasil menghancurkan benteng-benteng disana. Pada tahun yang sama ia mengalami karam kapal di laut merah dan terdampar di pulau Anjouan, salah satu pulau di Comoro. Saat itu, satu matanya sudah benar-benar menjadi buta dan ia memutuskan untuk memakai penutup mata.

Pada tahun 1721, ia membangun markasnya di pulau Saint Mary, di dekat pantai Madagaskar. Bersama John Taylor dan Edward England, mereka berhasil melakukan beberapa pembajakan yang berhasil. Hasil pertama mereka adalah saat mereka berhasil membajak kapal Laccadives dan berhasil mendapatkan harta senilai 75.000 pound (sekitar 10,35 juta pound saat ini).

Kemudian, kesuksesan mereka yang terbesar datang ketika mereka berhasil menaklukkan kapal portugis Nossa Senhora do Cabo (The Virgin of the Cape) yang penuh dengan harta milik uskup Goa yang juga ada di atas kapal. Harta yang didapat antara lain batangan emas dan perak, lusinan kotak penuh dengan koin golden guineas, berlian, mutiara, batu rubi, sutra dan objek-objek religius dari katedral Saint Catarina di Goa, termasuk Flaming Cross of Goa yang terbuat dari emas murni. Total harta ini diperkirakan bernilai 100 juta poundsterling pada tahun 1968.

Namun petualangan Levasseur berakhir ketika ia ditangkap dan digantung pada tanggal 7 Juli 1730 di pulau Bourbon. Dan dari sinilah legenda mengenai harta yang hilang mulai berkembang.

Legenda mengatakan bahwa ketika ia berdiri di tiang gantungan dengan sepotong kain hitam menutupi matanya, ia mengenakan sebuah kalung yang berisi 17 baris pesan rahasia. Ia melemparkannya ke tengah kerumunan massa yang menyaksikannya dan berteriak,"Temukan hartaku bagi kalian yang bisa mengartikannya!"

tahun 1701-1714. Levasseur ditugaskan untuk bertempur di dalam perang ini. Ketika perang berakhir, ia dipanggil pulang oleh pemerintah Perancis. Namun ia menolak dan malah bergabung dengan bajak laut
Kisah mengenai kalung misterius dan harta ini menghilang selama beberapa abad dari publik hingga tahun 1923. Pada saat itu, seorang wanita bernama Mrs. Rose Savoy yang sedang berjalan-jalan menemukan beberapa ukiran di bebatuan di pantai Bel Ombre dekat Beau Vallon di pulau Mahe. Selama ini ukiran tersebut tersembunyi dari pandangan akibat air pasang. Namun karena kondisi air yang surut tahun itu, ukiran itu mulai terlihat dan menunjukkan bentuk anjing, ular, kura-kura, kuda, lalat, dua gambar hati yang bersatu, sebuah lubang kunci, mata, kotak, tubuh seorang wanita dan kepala seorang pria.

Seorang notaris yang tinggal di Victoria yang mendengar berita ini percaya bahwa ukiran ini pastilah dibuat oleh para bajak laut. Ia lalu mencari ke dalam arsip-arsip tuanya dan menemukan dua dokumen yang mungkin memiliki hubungan dengan ukiran tersebut. Dokumen pertama adalah sebuah peta pantai Bel Ombre yang terbit tahun 1735 di Lisabon. Dalam peta tersebut tertulis : "Pemilik tanah..La Buse." La Buse adalah nama lain Levasseur.

Dokumen kedua adalah wasiat terakhir dari bajak laut Bernardin Nageon de L'Estang alias Le Butin (penyair) yang meninggal 70 tahun setelah Levasseur yang dengan suatu cara berhasil memiliki harta Levasseur. Dalam wasiat ini tetulis 3 baris Kriptogram dan dua surat.

Salah satu surat tersebut ditujukan untuk keponakannya :

"Aku kehilangan banyak dokumen selama karam kapal. Aku telah berhasil mengumpulkan kembali sejumlah harta yang disembunyikan; Namun masih ada empat lagi yang tertinggal. Kamu bisa menemukannya dengan kunci dan kombinasi dan dengan dokumen lainnya."

Lalu, surat lain yang ditujukan untuk kakak laki-lakinya berbunyi :

"Kapten kami terluka. Ia berusaha memastikan bahwa aku adalah benar seorangfreemason. Setelah yakin, ia mempercayakan kepadaku dokumen-dokumen dan rahasianya kepadaku. Berjanjilah bahwa anak tertuamu akan mencari harta tersebut dan memenuhi mimpiku membangun kembali rumah kita. Komandan akan menyerahkan dokumen-dokumen tersebut. Jumlahnya ada tiga."

Surat ini pertama kalinya menunjukkan adanya kemungkinan keterkaitan antara perkumpulan freemason dengan harta Levasseur.

Notaris itu kemudian menghubungi Mrs. Savoy dan bersama-sama mereka melakukan penggalian di batu yang ditemukan Mrs.Savoy. Dibawah batu yang memiliki ukiran mata, mereka menemukan dua peti mati yang berisi dua kerangka beserta satu kerangka tanpa peti mati. Tiga kerangka tersebut dipercaya sebagai bajak laut karena cincin emas yang ada pada telinga kiri masing-masing. Tapi tidak ada harta yang ditemukan.

Pada tahun 1947, seorang Inggris bernama Reginald Cruise Wilkins,
tetangga Mrs.Savoy mulai mempelajari dokumen-dokumen tersebut. Ia mulai dari tiga kriptogram dan dua surat yang ditemukan dan menemukan bahwa alphabet misterius tersebut memiiki hubungan dengan simbol masonik.

Wilkins juga menemukan bahwa kriptogram tersebut memiliki hubungan denganZodiak, buku clavicles of Solomon dan Dua belas tugas Herkules. Buku Clavicles of Solomon adalah sebuah buku yang berasal dari abad pertengahan yang berisi mistik masa reinassance. Sedangkan dua belas tugas Herkules adalah mitos dari Yunani mengenai dua belas tugas yang harus diselesaikan oleh Herkules.

Dalam usahanya yang panjang dan melelahkan, Wilkins berhasil memecahkan sebagian isi kriptogram tersebut. Ia menemukan petunjuk bahwa harta tersebut berada di sebuah ruang rahasia di dalam tanah. Ruangan itu dilindungi oleh air pasang yang membutuhkan bendungan untuk menahannya dan harus didekati dari sebelah utara. Akses ke dalamnya harus dilakukan lewat tangga batu dan terowongan yang menuju ke bawah pantai.

Wilikins melakukan beberapa penggalian di pulau Mahe. Di dalam sebuah gua, ia menemukan beberapa pistol kuno, beberapa koin dan peti mati bajak laut. Namun Ia tidak menemukan harta karun. Setiap penggalian yang dilakukannya, selalu merujuk kepada petunjuk berikutnya. Mengenai hubungan harta tersebut dengan freemasonry juga masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Setelah mencari selama 27 tahun, Wilkins mulai kehabisan dana. Para investor yang tidak sabar mulai menolak mensponsorinya. Lagipula kesehatannya semakin menurun. Namun Wilkins percaya bahwa ia sudah sangat mendekati lokasi harta tersebut. Sayang, pada tanggal 3 Mei 1977 Wilkins meninggal dunia tanpa berhasil memecahkan potongan terakhir kode rahasia tersebut. Saat ini anaknya, John, yang berprofesi sebagai guru sejarah, meneruskan usahanya untuk menemukan harta tersebut.

"Temukan hartaku, bagi kalian yang bisa mengartikannya!" Dan suara tawa Levasseur terdengar menggema dari dalam kuburannya.



Kuburan Olivier Levasseur saat ini berada di pulau Reunion, wilayah Perancis yang terletak di laut Hindia, sebelah selatan Madagaskar.

Konspirasi Gerakan Penyembah Iblis (2)

Konspirasi Gerakan Penyembah Iblis

Konspirasi Gerakan Penyembah Iblis

Oleh : Faisal Rahman

Pola Gerakan
-Menggunakan suap (termasuk bea-siswa), wanita (sex), dan prospek karier dalam rangka menggaet tokoh-tokoh yang (potensial) menduduki posisi tinggi di bidang akademik, politik, ekonomi, sosial, militer, dan lain-lain. Sasarannya adalah mereka yang, berambisi, yang terpinggirkan, dan atau, yang tengah terbenam dalam pusaran masalah pribadi, dan sebagainya.

-Freemasonry bekerja dengan memusatkan pada penguasaan media massa. Jaringan kerja ini berada di bawah pengawasan dan kendali jaringan media massa internasional yang dikuasai pemodal Yahudi, seperti Viacom, Turner, Murdoch, dan lain-lain. Media-massa yang dikendalikan oleh “Freemasonry” bekerja dengan pola penyajian berita yang secara sengaja “memelintir” berita, memanipulasi fakta, berita bohong, dan menggunakan metode publikasi repetitif secara terus-menerus untuk membangun opini publik yang dikehendaki tentang sesuatu topik. Tidak hanya itu, media film juga merupakan alat doktrin mereka. Faktanya mereka menguasai lebih dari 70% rumah2 produksi di Hollywood.


Berkaitan adanya hubungan antara Zionis-Freemason-Illuminati dengan Hollywood silahkan buka di (http://www.tcssite.com/video/PBKDZhu-EZw/watch.html)

Misi dan Agenda

Freemasonry dan Illuminati ditengarai sebagai dalang dari setidaknya 50% pertumpahan darah dan peristiwa besar dalam sejarah manusia sejak abad pertengahan. Mulai dari Perang Salib, Revolusi Prancis, Revolusi Industri di Inggris, Perang Dunia 2, Perang Dunia 2, Holocaust, krisis ekonomi dunia, peristiwa WTC, terorisme dan bahkan berdasarkan dokumen2 dan teks2 yang valid gerakan mereka memiliki agenda untuk menceburkan negara2 dalam Perang Dunia ke-3.

Perang Dunia sangat penting bagi mereka dalam rangka menciptakan "Tata Dunia Baru" atau "Novus Ordo Seculum" atau "Order of The New World". Dengan harapan bahwa katika dan setelah perang akan semakin banyak negara2 yang membutuhkan dana, maka pada saat itulah mereka memainkan pengaruhnya. Belajar dari PD 1 dan 2, para pemilik modal Yahudi akan memberikan pinjaman dengan syarat yang mengikat. Mereka akan memberikan modal untuk membangun persenjataan kedua belah pihak agar keduanya saling menghancurkan, dan setelah negara2 hancur akibat perang maka negara2 akan semakin memiliki ketergantungan kepada para pemilik modal Yahudi.

Memang sulit dipercaya, namun itulah yang telah terjadi dan tengah berlangsung SAAT INI. Setelah mengkonsolidasikan cengkeraman atas keuangan sebagian besar dari negara – negara Eropa pada pertengahan kedua abad-19, para bankir Yahudi mulai bekerja memperluas lingkungan pengaruhnya ke ujung-ujung dunia dalam rangka persiapan mereka melakukan serangan terhadap Amerika Serikat. Pada dasawarsa pertama abad ke-20 agenda mereka kian nyata dalam rangka mencapai tujuan untuk mendominasi dunia. Mereka merekayasa serangkaian perang dunia dengan tujuan untuk mengikis dunia lama untuk membangun suatu “Tata Dunia Baru”.

Rencana ini digariskan oleh Albert Pike dengan sangat rinci. Ia sendiri tidak lain adalah ‘The Souvereign Grand Commander of the Ancient and Accepted Scottish Rite of Freemasonry’, tokoh puncak “Freemasonry” di Amerika Serikat. Dalam salah satu suratnya kepada Giuiseppe Mazzini pada tanggal 15 Agustus 1871, Albert Pike menguraikan rancangan kelompok “Freemasonry” yang kedengarannya nyaris tidak masuk akal.

Dalam surat yang ditulis pada penghujung abad ke-19 itu, Pike menyatakan PD I yang “diagendakan” pada awal abad ke-20 dirancang untuk menghancurkan Czaris Rusia – dan menempatkan negeri yang luas itu ke bawah kekuasaan para agen “Freemasonry”, Rusia yang baru itu akan dijadikan “momok” untuk mencapai tujuan-tujuan “Freemasonry” ke seluruh penjuru dunia.

PD II, dirancang untuk dapat terjadi pada pertengahan abad ke-20 melalui manipulasi terhadap perbedaan yang ada antara kaum nasionalis Jerman dan politisi Zionis. Hal ini diharapkan akan menghasilkan perluasan pengaruh Rusia non-Czaris dan berdirinya Negara Israel di Palestina.

PD III, direncanakan akan dilaksanakan pada awal abad ke-21 yang bersumber dari berbagai bentuk perbedaan yang menghasilkan kekacauan dan konflik oleh agen-agen “Freemasonry”, antara kaum Zionis dengan bangsa-bangsa Arab, Konflik itu dircncanakan akan meluas ke seluruh dunia.

Masih menurut surat Albert Pike yang bertanggal 15 Agustus 1871 itu, “Freemasonry” merancang melepaskan “kaum Nihilis dan Atheis untuk memprovokasi suatu pergolakan sosial yang dahsyat, dimana dengan segala kengeriannya akan diperlihatkan dengan sangat jelas kepada seluruh dunia pengaruh dari atheisme mutlak, kebuasan, yang akan menghasilkan pergolakan yang bergelimang darah”.

“Kemudian dimana-mana, rakyat akan berhadapan dengan kelompok yang berniat untuk menghancurkan peradaban, dan mereka dipaksa untuk, mempertahankan diri menghadapi kelompok minoritas revolusioner. Sementara itu banyak orang yang merasa tertipu dengan agama Kristen. Sejak itu ummat manusia kehilangan arah, dan dengan semangat kehendak untuk berketuhanan, mereka mengidamkan sebuah idealisme, tetapi tidak tahu kemana memberikan kepasrahan mereka; akhirnya mereka akan menerima cahaya sejati (Illuminati) melalui manifestasi universal doktrin Lucifer yang sejati, yang akhirnya dimunculkan secara terbuka, suatu manifestasi yang akan menghasilkan gerakan reaksioner, yang akan disusul oleh kehancuran agama Kristen dan atheisme, keduanya dikalahkan dan dimusnahkan pada masa yang bersamaan”.

Pada saat Albert Pike menuliskan suratnya di akhir abad ke-19 itu ada lima ideologi yang berbeda satu dengan lainnya di panggung dunia yang saling bertentangan dan tengah berjuang untuk memperebutkan “Liebensraum” masing-masing. Kelima ideologi itu adalah :

1. Ideologi para bankir Yahudi yang berhimpun di dalam organisasi rahasia “Freemasonry”, mereka terdiri dari penguasa keuangan dunia.
2. Ideologi “Pan Slavik” Rusia yang aselinya digagas oleh raja William yang Agung. Ideologi ‘Pan-Slavik’ menuntut dihapuskannya Austria dan Jerman, kemudian harus disusul dengan penaklukan Persia dan India, yang melahirkan perang antara lnggris dengan Rusia dalam ‘the Great Game’ pada tahun 1848
3. Ideologi “Asia Timur Raya” digagaskan oleh Jepang. Ideologi ini menyerukan adanya konfederasi bangsa-bangsa Asia Timur (’Dai Toa no Senso’), yang dipimpin oleh Jepang, sebagai “Saudara Tua Asia”.
4. Ideologi “Pan Jermania” yang mencita-citakan penguasaan politik Jerman atas benua Eropa, bebas dari supremasi Inggeris di lautan, dan mengadopsi kebijakan pasar-bebas bagi seluruh dunia.
5. Ideologi “Pan Amerika”, atau “Amerika untuk bangsa-bangsa Amerika”. Ideologi ini menyerukan “perdagangan dan persahabatan dengan semua, tanpa persekutuan”. Ideologi ini menegaskan ulang Doktrin Monroe pada tahun 18234.

Yang terlewatkan oleh Albert Pike adalah ideologi “Pan Islamisme” yang ada pada masa yang sama, yang bertujuan untuk menghimpun negara-negara Islam di dunia, yang dikumandangkan oleh Sheikh Jalaludin aI-Afghani. Entah disengaja atau tidak, mungkin saja ini suatu isyarat bahwa memang untuk menghadapi diperlukan Khilafah Islamiyah sebagai benteng pertahanan terakhir umat beragama, khususnya umat Islam.

Jika rencana para bankir Yahudi, atau “Freemasonry” itu berhasil, maka Rusia, Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat, pada akhirnya akan berada di bawah kekuasaan “Freemasonry” (kecuali Khilafah Islamiyah), yang sudah lama merencanakan untuk menaklukkan dunia. Sebagai Qabalis sejati Albert Pike menyebutnya rencana itu merupakan suatu karya besar Lucifer yang tidak perlu peduli untuk mengorbankan nyawa beratus juta ummat manusia dan menimbulkan kerugian bermilyar-milyar dolar dalam pelaksanaannya. Beberapa di antara agenda “Freemasonry” itu, seperti PD I dan PD II telah terjadi. Kalau rancangan itu benar, maka Perang Dunia ke-3, menurut Albert Pike akan terjadi pada awal abad ke21, dan akan berawal karena masalah Israel dengan Palestina.

Sasaran pertama “Freemasonry” ialah membangun “Satu Pemerintahan Dunia” (”E Pluribus Unum”), dan “Tata Dunia Baru” (“Novus Ordo Seclorum”), dengan cara menyusupi negara2 super power. Dimulai mereka dengan menguasai Inggris. Kemudian menguasai Amerika Serikat dan dengan itu membangun peradaban Barat-Zionis yang mereka yakini akan mampu mempersatukan ummat manusia, di bawah satu sistem moneter yang berada di dalam kendali mereka. Thesis Samuel Huntington tentang ‘the Clash of Civilization’ – perbenturan peradaban Barat dengan peradaban Islam dan Cina -, yang akan menghasilkan keluarnya Barat sebagai pemenang, sangat besar kemungkinannya diilhami oleh gagasan kaum Qabalis membangun ‘Novus Ordo Seclorum’ di atas.

Rencana yang dirancang oleh “Freemasonry” untuk mencapai tujuan penaklukan dunia oleh kaum Qabalis bukan sekedar khayalan. Sejarah membuktikan agenda kaum Yahudi itu ternyata telah berhasil terwujud. Sepanjang garis rencana pencapaian tujuan akhir mereka, agenda itu diteruskan oleh para bankir Yahudi dan kawan-kawan mereka di seluruh dunia dengan cara menghimpun kekayaan di bidang usaha perbankan dan investasi, real estate, dan industri. Sebagaimana akan terlihat pada implementasinya, rencana itu telah dilaksanakan sedemikian mulusnya sampai-sampai hal itu mendapatkan tepuk-tangan justru dari kalangan yang akan mereka hancurkan.

Untuk itu kaum Qabalis-Freemasonry mengatakan, ada tiga jenis manusia di dunia, yaitu :

1. Mereka yang menjadikan sesuatu itu terjadi
2. Mereka yang mengamati hal itu terjadi, dan
3. Mereka yang terheran-heran tentang apa yang terjadi.

Mereka yang menjadikan sesuatu itu terjadi, yang dimaksud disini adalah mereka yang bergerak dalam gerakan terselubung, yang memerintah dunia di balik layar, merekalah kaum Kabbalis, Zionis, Freemason, Illuminati, dan organisasi2 sejenis.

Mereka yang mengamati hal itu terjadi, yaitu mereka yang memperhatikan, meneliti gerak-gerik mereka, memberi peringatan kepada orang2 akan bahaya gerakan2 tersebut.

Mereka yang terheran2 tentang apa yang terjadi (kelak), yaitu mereka yang bersikap masa bodoh, acuh tak acuh terhadap peristiwa yang terjadi, ini karena mereka sudah termakan umpan propaganda kaum Kabbalis, mereka melihat dan mendengar apa yang terjadi, tetapi mereka tidak memikirnya, karena cinta dunia.

Lalu, dimanakah posisi kita?

Senin, 27 Februari 2012

Konspirasi Gerakan Penyembah Iblis

Konspirasi Gerakan Penyembah Iblis

kabbalah--

Oleh : Faisal Rahman

Pengertian

Secara harafiah Kabbalah (Qabala) bermakna tradisi lisan. Kata Kabbalah diambil dari bahasa Ibrani: qibil yang bermakna menerima atau tradisi warisan.

Kabbalah atau Qibil dalam bahasa Ibrani awalnya adalah istilah yang netral, yang secara harfiah memiliki arti sebagai ‘lisan’. Namun belakangan, ketika kaum Yahudi menggunakan istilah ini untuk menyembunyikan dan memelihara kepercayaan mistis-esoteris kelompok mereka, maka istilah ini menjadi sangat politis. Encarta Encyclopedia (2005) menuliskan bahwa istilah Kabbalah berasal dari bahasa Ibrani yang memiliki pengertian luas sebagai ilmu kebatinan Yahudi atau Judaism dalam bentuk dan rupa yang amat beragam dan hanya dimengerti oleh sedikit orang.

EinSofKabbalah adalah kepercayaan Yahudi kuno yang amat rahasia. Kabbalah mempelajari arti tersembunyi dari Taurat dan naskah-naskah kuno Judaisme, walau demikian, diyakini bahwa Kabbalah sesungguhnya memiliki akar yang lebih panjang dan merujuk pada ilmu-ilmu sihir kuno di zaman Fir’aun yang biasa dikerjakan dan menjadi alat kekuasaan para pendeta tinggi di sekitar Fir’aun. Ajarannya berupa ilmu sihir dan ritual pemujaan Iblis yang telah dikembangkan sejak ribuan tahun. Menurut sejarah, Ordo Kabbalah telah berusia 4.000 tahun, sejak Nabi Ibrahim as meninggalkan Sumeria, akhirnya menyebar ke Mesir Kuno hingga Ke Palestina. Ordo Kabbalah dibentuk dan diberi nama Ordo Persaudaraan saat perpindahan Bani Israil ke Babilonia yakni pada era Dinasti Ur ke-3 (2112 -2004 SM ). Doktrin mistis Kabbalah merupakan induk dari segala ilmu sihir yang ada di dunia hingga hari ini. Sejatinya merupakan elemen eksternal yang menyusup ke dalam agama Yahudi.

Doktrin Pemahaman

Menurut ajaran Kabbalah proses penciptaan dimulai dengan munculnya benda-benda yang disebut Sefiroth yang artinya lingkaran-lingkaran atau orbit-orbit yang bersifat material maupun spiritual. Benda tersebut berjumlah 32. Sepuluh yang pertama beremanasi dengan Tuhan yang gaib di kedalaman yang tak terbatas. Dogma Kabbalah ada relasinya dengan sistem kepercayaan astrologi kuno. Pada hakekatnya Kabbalah telah menyimpang jauh dari agama Yahudi. Ajaran tersebut menjadi doktrin mistis dari keimanan Yahudi yang melenceng dari Taurat.

Theodore Reinach seorang pakar sejarah Yahudi mendiskripsikan bahwa Kabbalah adalah racun teramat halus yang menyusup dan memenuhi nadi agama Yahudi. Doktrin tentang Tuhan mereka, bertentangan dengan fakta penciptaan dalam Taurat.

Penjelasan kaum Kabbalis tentang Tuhan direfleksikan sebagai bentuk tertinggi yang tak terlukiskan yang disebut En Sof. Adapun En Sof telah memanifestasikan dirinya kepada pengikutnya dalam sepuluh aspek (Sefiroth) realitas ilahiah. Kesepuluh aspek tersebut yakni: Kether Elyon : Mahkota tertinggi; Hokhmah : Kebijaksanaan; Binah : Akal; Hesed : Cinta atau pengampunan; Din : Kekuasaan; Rakhamim: Kasih Sayang; Netsakh : Keabadian; Hod : Kegungan; Yesod : Fondasi; Malkuth: Kerajaan (Sekhinah).

2417446708_573fb37f95Tuhan mereka adalah iblis (Lucifer), mereka meyakini bahwa Iblis adalah malaikat yang terbuang dari surga karena menolak perintah ALLAH untuk bersujud kepada Adam. Bagi mereka, penolakan iblis adalah bukti tingginya tingkat pemahaman "tauhid" iblis, namun selanjutnya mereka malah mensejajarkan iblis dengan Tuhan itu sendiri.

Kitab suci Kabbalah terbagi dalam dua buku: Sefer Yetzerah (Kitab Penciptaan) dan Sefer Zohar (Kitab Kemegahan). Zohar penuh dengan ayat-ayat rahasia. Ayat-ayat tersebut hanya bisa dipahami melalui kitab yetzerah. Di Eropa beberapa abad setelah Masehi muncul Sefer Bahir (Kitab Cahaya).

Kitab suci Kabbalah ditulis dalam bahasa Ibrani, selanjutnya diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Rujukan kaum Kabbalis tersebut berisi ajaran suci bagi kultus sesat dan penyembahan terhadap iblis. Teologi Kabbalah tersusun dari mitologi paganisme dan menjadi dasar dari kemerosotan agama Yahudi. Klaim Kabbalah bahwa manusia bertanggung jawab terhadap keberadaannya. Kaum Kabbalis menyebut iblis sebagai Lucifer (cahaya, pencerahan). Hal tersebut berkaitan dengan kepercayaan mereka yaitu kekuasaan yang berasal dari cahaya, api dan matahari yang merupakan perlambang iblis.

Di dalam struktur ajaran mereka terdapat hirarki kekuasaan: Sefrotim (penyinaran) diasosiasikan sebagai makhuk supra natural. Dalam bahasa Ibrani disebut : Shedim yang terdiri dari sejumlah roh. Shedim yang kawin dengan manusia disebut Mazzikim dan anak hasil perkawinannya disebut: Banim Shovanim (anak haram jadah).

Kabbalah merepresentasikan bahwa manusia menjadi suci setara dengan Tuhan, dalam istilah modern dikenal dengan faham HUMANISME.

Dalam bdang sosial, ajaran ini membalikan kepercayaan akan hari akhir sebagaimana yang difahami oleh agama-agama samawi, dimana dalam agama samawi dunia ini dianggap sebagai sarana menuju kehidupan yang kekal (akhirat). Jadi dalam ajaran Kabbalah dunia ini dianggap sebagai alam nyata yang sesungguhnya, dimana kehidupan hanya terjadi sekali, sedangkan akhirat itu sendiri hanyalah halusinasi. Dari sinilah lahir faham kebebasan serta gaya hidup hedonis dan materialistis.

Membaca Simbol-simbol Kabbalah

Penganut Kabbalah selalu identik dengan simbol. Organ lelaki disimbolkan dengan Phallus (Lingga), perlambang kekuasaan regeneratif. Organ wanita dimanifestasikan oleh Yuna yang melambangkan kesuburan. Contoh pengaruh simbol Kabbalah dalam bangunan nampak pada bangunan istana kepresidenan Amerika Serikat yang melambangkan Yuna yang didepannya terdapat tugu yang melambangkan Phallus. Ini sama persis dengan istana kepresidenan Indonesia yang tepat didepannya terdapat bangunan Monas.

Lain halnya untuk menjelaskan struktur hirarki, mereka menggunakan segitiga dan piramida. Para elit Kabbalis berada pada puncak piramida yang menguasai massa yang menopang bangunan tersebut.

Metode Pencerahan

Metode pencerahan ala Kabbalah seperti layaknya metode psikoanalis masa kini dalam pencarian kebenaran sekuler, Teologi yang menyimpang ini membebaskan seseorang dari penjara duniawi membawa menuju ranah ilahiah, dengan cara inilah belenggu jiwa dibuka hingga ditemukan sumber kekuatan psikis yang mencerahkan serta mengobati penderitaan. Mistisisme Kabbalis menjustifikasi mampu menerobos ke dalam pikiran dibanding bentuk-bentuk agama yang ”rasional”. Klaim mereka “bahwa Tuhan kaum Kabbalis mampu menjawab kebutuhan, ketakutan dan kecemasan primitif”.

Contoh nyata adalah ketika masyarakat Barat menilai Tuhan dengan caranya yang kian sekuler. Menganggap bahwa hidup hanya sekali, setalah itu adalah halusinasi. Sesungguhnya seperti itulah gambaran tentang pencarian Tuhan oleh para selebritis dunia yang semakin kebablasan.

Trend Kabbalah di kalangan Selebritis

Di kalangan selebritis, Maddona dianggap sebagai "ratu" kabbalah, dia sendiri mengatakan "Saya ke gereja Anglikan, saya ke Sinagog, saya ikut serta dalam semua agama. Dalam tulang saya, saya adalah Katolik, karena demikianlah saya dibesarkan. Tapi seluruh hidup saya menyatu dengan Yahudisme (Kabbalah)".

Madonna_by_David_ShankboneGuy-RichieAshton-Kutcherdemi_moore

RihhanaChristina-AguilleraJenniferAnistonlindsay-lohan

Selain Maddona selebritis penganut "agama" ini adalah Guy Richie, Ashton Kutcher, Demi Moore, Rihhana, Christina Aguillera, Jennifer Aniston, Lindsay Lohan, dan masih banyak lagi. Mereka mencapai puncak kejayaannya dengan menjual diri kepada Iblis dengan menganut Kabbalah. Adapun Michael Jackson dan Britney Spears adalah mantan anggota persaudaraan mereka juga namun mereka telah keluar. Akibatnya karir mereka meredup, bahkan sebagian berakhir tragis.

Michael-Jacksonbritney_spears1

Selain selebritis banyak pemimpin-pemimpin dan tokoh-tokoh dunia yang menjadi penganut ajaran ini, dia bisa dari etnis dan ras apa saja agama apa saja, namun memiliki sesembahan dan tujuan yang sama. Motivasi mereka tentu meraih kejayaan dengan cara instan.

Meski begitu tidak semua politisi dan selebriti menganut faham ini, masih banyak selebriti-selebriti yang saleh yang berpegang teguh pada agamanya dan menjadi penentang ajaran Kabalah ini.

Struktural dan Gerakan

Rotary-clubKabbalah terdiri dari 3 ordo, yaitu : Ordo Hijau, Ordo Kuning, serta Ordo Putih. Ketiga ordo ini adalah satu kesatuan, pembagian ordo bisa dikatakan merupakan hanya sekedar pembagian tugas, namun semua bermuara pada satu ajaran, yakni Kabbalah.

Ordo Hijau lebih menekankan pada aspek spiritualitas, atau lebih tepatnya penyembahan terhadap Iblis (Lucifer dalam bahasa Bibel). Dengan kata lain disinilah tempat berkumpulnya "ulama-ulama" Kabbalah.

Sementara Ordo Kuning lebih bergerak di bidang sosial dan ekonomi, seperti menanamkan pengaruh di masyarakat berupa pembentukan pola fikir, selera, dan gaya hidup melalui media massa dengan memanfaatkan isu globalisasi. Mereka bergerak melalui media-media televisi, film, lifesyle, dll. Oganisasi-organisasi yang teridentifikasi dengan Orde Kuning ini diantaranya adalah Lions Club dan Rotary Club. Di bidang industri pefilman, para penganut Yahudi-Kabbalah ini menguasai lebih dari 70% rumah produksi di Hollywood, disamping itu mereka juga menguasai media-media massa, tenologi, keuangan dan perbankan serta bidang-bidang lainnya yang strategis.

Sedangkan Ordo putih nyaris tidak teridentifikasi. Hal ini disebabkan gerakannya sangat rahasia, dan mereka berkonsentrasi pada misi politik. Ajaran Kabbalah dirumuskan untuk menentukan jalannya peradaban manusia dengan membentuk satu pemerintahan dunia (E Pluribus Unum) atau “Tata Dunia Baru" (Novus Ordo Seclorum - The New World Order) di bawah kendali Yahudi. Namun sesungguhnya Penciptaan Tata Dunia Baru yang menjadi cita-cita mereka tidak lain adalah keinginan untuk menguasai dunia.

lions-clubBagi anda yang memegang uang US Dollar tentu tidak asing dengan kata "Novus Ordo Seclorum" atau The New World Order atau Tata Dunia Baru sebagaimana kalimat-kalimat itu sering didengungkan oleh Presiden Amerika Serikat dan negara-negara Barat.

Inilah gerkan politik Kabbalah Ordo Hijau yang diwakili oleh gerakan "tangan terselubung" berupa organisasi-organisasi bawah tanah semacam Illuminati dan Freemasonry yang bermuara pada gerakan Zionisme. Gerakan ini yang menyebarkan faham Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme. Bahkan gerakan ini pula yang dituding mendalangi lebih dari 50% pertumpahan darah yang terjadi dalam sejarah peradaban manusia.

Pembahasan mengenai organisasi-organisasi tersebut akan dibahas pada bagian-bagian selanjutnya.

benyamin-disraeliPada akhirnya kita perlu mencermati kembali perkataan Benjamin Disraeli (Seorang Yahudi Kabbalah anggota Freemasonry) dalam bukunya "Conningsby (1884), bahwa "Dunia sekrang diperintah oleh orang-orang dengan cara yang berbeda dari apa yang ada dalam benak mereka (non-Yahudi-Kabbalah) yang tidak mengerti sesungguhnya apa yang terjadi. Penguasa sebenarnya bukanlah raja atau presiden, penguasa itu adalah "tangan-tangan terselubung".

Siapakah tangan-tangan terselubung itu? Mungkinkah dia Dajjal La'natullah atau Anti-Christ menurut bahasa Bibel?

Pola Gerakan

-Menggunakan suap (termasuk bea-siswa), wanita (sex), dan prospek karier dalam rangka menggaet tokoh-tokoh yang (potensial) menduduki posisi tinggi di bidang akademik, politik, ekonomi, sosial, militer, dan lain-lain. Sasarannya adalah mereka yang, berambisi, yang terpinggirkan, dan atau, yang tengah terbenam dalam pusaran masalah pribadi, dan sebagainya.

-Freemasonry bekerja dengan memusatkan pada penguasaan media massa. Jaringan kerja ini berada di bawah pengawasan dan kendali jaringan media massa internasional yang dikuasai pemodal Yahudi, seperti Viacom, Turner, Murdoch, dan lain-lain. Media-massa yang dikendalikan oleh “Freemasonry” bekerja dengan pola penyajian berita yang secara sengaja “memelintir” berita, memanipulasi fakta, berita bohong, dan menggunakan metode publikasi repetitif secara terus-menerus untuk membangun opini publik yang dikehendaki tentang sesuatu topik. Tidak hanya itu, media film juga merupakan alat doktrin mereka. Faktanya mereka menguasai lebih dari 70% rumah-rumah produksi di Hollywood.

Berkaitan adanya hubungan antara Zionis-Freemason-Illuminati dengan Hollywood silahkan buka di (http://www.tcssite.com/video/PBKDZhu-EZw/watch.html)

dollar_bill_both_sides

Misi dan Agenda

Freemasonry dan Illuminati ditengarai sebagai dalang dari setidaknya 50% pertumpahan darah dan peristiwa besar dalam sejarah manusia sejak abad pertengahan. Mulai dari Perang Salib, Revolusi Perancis, Revolusi Industri di Inggris, Perang Dunia I, Perang Dunia II, Holocaust, krisis ekonomi dunia, peristiwa WTC, terorisme dan bahkan berdasarkan dokumen-dokumen dan teks-teks yang valid gerakan mereka memiliki agenda untuk menceburkan negara-negara kedalam Perang Dunia III.

Perang Dunia sangat penting bagi mereka dalam rangka menciptakan "Tata Dunia Baru" atau "Novus Ordo Seculum" atau "Order of The New World". Dengan harapan bahwa katika dan setelah perang akan semakin banyak negara-negara yang membutuhkan dana, maka pada saat itulah mereka memainkan pengaruhnya. Belajar dari Perang Dunia I dan II, para pemilik modal Yahudi akan memberikan pinjaman dengan syarat yang mengikat. Mereka akan memberikan modal untuk membangun persenjataan kedua belah pihak agar keduanya saling menghancurkan, dan setelah negara-negara hancur akibat perang maka negara-negara akan semakin memiliki ketergantungan kepada para pemilik modal Yahudi.

Memang sulit dipercaya, namun itulah yang telah terjadi dan tengah berlangsung SAAT INI. Setelah mengkonsolidasikan cengkeraman atas keuangan sebagian besar dari negara – negara Eropa pada pertengahan kedua abad-19, para bankir Yahudi mulai bekerja memperluas lingkungan pengaruhnya ke ujung-ujung dunia dalam rangka persiapan mereka melakukan serangan terhadap Amerika Serikat. Pada dasawarsa pertama abad ke-20 agenda mereka kian nyata dalam rangka mencapai tujuan untuk mendominasi dunia. Mereka merekayasa serangkaian perang dunia dengan tujuan untuk mengikis dunia lama untuk membangun suatu “Tata Dunia Baru”.

albert_pikeRencana ini digariskan oleh Albert Pike dengan sangat rinci. Ia sendiri tidak lain adalah ‘The Souvereign Grand Commander of the Ancient and Accepted Scottish Rite of Freemasonry’, tokoh puncak “Freemasonry” di Amerika Serikat. Dalam salah satu suratnya kepada Giuiseppe Mazzini pada tanggal 15 Agustus 1871, Albert Pike menguraikan rancangan kelompok “Freemasonry” yang kedengarannya nyaris tidak masuk akal.

Dalam surat yang ditulis pada penghujung abad ke-19 itu, Pike menyatakan Perang Dunia I yang “diagendakan” pada awal abad ke-20 dirancang untuk menghancurkan Czaris Rusia – dan menempatkan negeri yang luas itu ke bawah kekuasaan para agen “Freemasonry”, Rusia yang baru itu akan dijadikan “momok” untuk mencapai tujuan-tujuan “Freemasonry” ke seluruh penjuru dunia.

Perang Dunia II, dirancang untuk dapat terjadi pada pertengahan abad ke-20 melalui manipulasi terhadap perbedaan yang ada antara kaum nasionalis Jerman dan politisi Zionis. Hal ini diharapkan akan menghasilkan perluasan pengaruh Rusia non-Czaris dan berdirinya Negara Israel di Palestina.

Perang Dunia III, direncanakan akan dilaksanakan pada awal abad ke-21 yang bersumber dari berbagai bentuk perbedaan yang menghasilkan kekacauan dan konflik oleh agen-agen “Freemasonry”, antara kaum Zionis dengan bangsa-bangsa Arab, Konflik itu dircncanakan akan meluas ke seluruh dunia.

Masih menurut surat Albert Pike yang bertanggal 15 Agustus 1871 itu, “Freemasonry” merancang melepaskan “kaum Nihilis dan Atheis untuk memprovokasi suatu pergolakan sosial yang dahsyat, dimana dengan segala kengeriannya akan diperlihatkan dengan sangat jelas kepada seluruh dunia pengaruh dari Atheisme mutlak, kebuasan, yang akan menghasilkan pergolakan yang bergelimang darah”.

Mazzini“Kemudian dimana-mana, rakyat akan berhadapan dengan kelompok yang berniat untuk menghancurkan peradaban, dan mereka dipaksa untuk, mempertahankan diri menghadapi kelompok minoritas revolusioner. Sementara itu banyak orang yang merasa tertipu dengan agama Kristen. Sejak itu ummat manusia kehilangan arah, dan dengan semangat kehendak untuk berketuhanan, mereka mengidamkan sebuah idealisme, tetapi tidak tahu kemana memberikan kepasrahan mereka; akhirnya mereka akan menerima cahaya sejati (Illuminati) melalui manifestasi universal doktrin Lucifer yang sejati, yang akhirnya dimunculkan secara terbuka, suatu manifestasi yang akan menghasilkan gerakan reaksioner, yang akan disusul oleh kehancuran agama Kristen dan Atheisme, keduanya dikalahkan dan dimusnahkan pada masa yang bersamaan”.

Pada saat Albert Pike menuliskan suratnya di akhir abad ke-19 itu ada lima ideologi yang berbeda satu dengan lainnya di panggung dunia yang saling bertentangan dan tengah berjuang untuk memperebutkan “Liebensraum” masing-masing. Kelima ideologi itu adalah :

1. Ideologi para bankir Yahudi yang berhimpun di dalam organisasi rahasia “Freemasonry”, mereka terdiri dari penguasa keuangan dunia.

2. Ideologi “Pan Slavik” Rusia yang aselinya digagas oleh raja William yang Agung. Ideologi ‘Pan-Slavik’ menuntut dihapuskannya Austria dan Jerman, kemudian harus disusul dengan penaklukan Persia dan India, yang melahirkan perang antara lnggris dengan Rusia dalam ‘the Great Game’ pada tahun 1848.

3. Ideologi “Asia Timur Raya” digagaskan oleh Jepang. Ideologi ini menyerukan adanya konfederasi bangsa-bangsa Asia Timur (’Dai Toa no Senso’), yang dipimpin oleh Jepang, sebagai “Saudara Tua Asia”.

4. Ideologi “Pan Jermania” yang mencita-citakan penguasaan politik Jerman atas benua Eropa, bebas dari supremasi Inggris di lautan, dan mengadopsi kebijakan pasar-bebas bagi seluruh dunia.

5. Ideologi “Pan Amerika”, atau “Amerika untuk bangsa-bangsa Amerika”. Ideologi ini menyerukan “perdagangan dan persahabatan dengan semua, tanpa persekutuan”. Ideologi ini menegaskan ulang Doktrin Monroe pada tahun 1834.

Yang terlewatkan oleh Albert Pike adalah ideologi “Pan Islamisme” yang ada pada masa yang sama, yang bertujuan untuk menghimpun negara-negara Islam di dunia, yang dikumandangkan oleh Sheikh Jalaludin aI-Afghani. Entah disengaja atau tidak, mungkin saja ini suatu isyarat bahwa memang untuk menghadapi diperlukan Khilafah Islamiyah sebagai benteng pertahanan terakhir umat beragama, khususnya umat Islam.

Jika rencana para bankir Yahudi, atau “Freemasonry” itu berhasil, maka Rusia, Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat, pada akhirnya akan berada di bawah kekuasaan “Freemasonry” (kecuali Khilafah Islamiyah), yang sudah lama merencanakan untuk menaklukkan dunia. Sebagai Qabalis sejati Albert Pike menyebutnya rencana itu merupakan suatu karya besar Lucifer yang tidak perlu peduli untuk mengorbankan nyawa beratus juta ummat manusia dan menimbulkan kerugian bermilyar-milyar dolar dalam pelaksanaannya. Beberapa di antara agenda “Freemasonry” itu, seperti Perang Dunia I dan Perang Dunia II telah terjadi. Kalau rancangan itu benar, maka Perang Dunia III, menurut Albert Pike akan terjadi pada awal abad ke21, dan akan berawal karena masalah Israel dengan Palestina.

Sasaran pertama “Freemasonry” ialah membangun “Satu Pemerintahan Dunia” (”E Pluribus Unum”), dan “Tata Dunia Baru” (“Novus Ordo Seclorum”), dengan cara menyusupi negara-negara super power. Dimulai mereka dengan menguasai Inggris. Kemudian menguasai Amerika Serikat dan dengan itu membangun peradaban Barat-Zionis yang mereka yakini akan mampu mempersatukan ummat manusia, di bawah satu sistem moneter yang berada di dalam kendali mereka. Thesis Samuel Huntington tentang ‘the Clash of Civilization’ – perbenturan peradaban Barat dengan peradaban Islam dan Cina -, yang akan menghasilkan keluarnya Barat sebagai pemenang, sangat besar kemungkinannya diilhami oleh gagasan kaum Qabalis membangun ‘Novus Ordo Seclorum’ di atas.

Rencana yang dirancang oleh “Freemasonry” untuk mencapai tujuan penaklukan dunia oleh kaum Qabalis bukan sekedar khayalan. Sejarah membuktikan agenda kaum Yahudi itu ternyata telah berhasil terwujud. Sepanjang garis rencana pencapaian tujuan akhir mereka, agenda itu diteruskan oleh para bankir Yahudi dan kawan-kawan mereka di seluruh dunia dengan cara menghimpun kekayaan di bidang usaha perbankan dan investasi, real estate, dan industri. Sebagaimana akan terlihat pada implementasinya, rencana itu telah dilaksanakan sedemikian mulusnya sampai-sampai hal itu mendapatkan tepuk-tangan justru dari kalangan yang akan mereka hancurkan.

Untuk itu kaum Qabalis-Freemasonry mengatakan, ada tiga jenis manusia di dunia, yaitu :

  1. Mereka yang menjadikan sesuatu itu terjadi.
  2. Mereka yang mengamati hal itu terjadi, dan
  3. Mereka yang terheran-heran tentang apa yang terjadi.

Mereka yang menjadikan sesuatu itu terjadi, yang dimaksud disini adalah mereka yang bergerak dalam gerakan terselubung, yang memerintah dunia di balik layar, merekalah kaum Kabbalis, Zionis, Freemason, Illuminati, dan organisasi-organisasi sejenis.

Mereka yang mengamati hal itu terjadi, yaitu mereka yang memperhatikan, meneliti gerak-gerik mereka, memberi peringatan kepada orang-orang akan bahaya gerakan-gerakan tersebut.

Mereka yang terheran-heran tentang apa yang terjadi (kelak), yaitu mereka yang bersikap masa bodoh, acuh tak acuh terhadap peristiwa yang terjadi, ini karena mereka sudah termakan umpan propaganda kaum Kabbalis, mereka melihat dan mendengar apa yang terjadi, tetapi mereka tidak memikirnya, karena cinta dunia.

Lalu, dimanakah posisi kita?

Wallahualam...

Referensi:

  1. -William G Carr. (1991). "Yahudi menggenggam Dunia". Jakarta : Al-Kautsar.
  2. -Herry Nurdi dalam "Gerakan Theosofy di indonesia"
  3. -The Diary of Dajjal
  4. -Artikel2 Ridwan Saidi mengenai Yahudi di indonesia
  5. -Kajian zionisme Indonesia (KAZI) : Diskusi dua mingguan majalah Sabili

Sumber: masyumicentre

Rabu, 08 Februari 2012

Mengapa di Indonesia Freemason Didiskriditkan dan Dihujat?


Catatan:
Sebelum membaca silahkan membaca tulisan-tulisan sebelum ini :

Bengkoknya Informasi Tentang Freemason
http://sosbud.kompasiana.com/2011/04/24/bengkoknya-informasi-tentang-freemason/

Mengapa Freemason Tertuduh Yahudi dan Zion
http://sosbud.kompasiana.com/2011/05/11/mengapa-freemason-tertuduh-sebagai-yahudi-dan-zionis/

Mengapa Freemason diinfokan penyembah setan?
http://sosbud.kompasiana.com/2011/10/28/mengapa-freemason-diinfokan-penyembah-setan/

Mengapa Freemason Dituduh Mengubah Isi Dunia Menjadi Ateis?
http://sosbud.kompasiana.com/2012/01/24/mengapa-freemasonry-dituduh-menjadikan-isi-dunia-sebagai-ateis/

Bila kita berselancar di dunia maya tentang Freemason dalam bahasa Indonesia, kita dapat menemui beribuan artikel yang menghujat Freemason. Isi hujatan bermacam-macam mulai dari agen rahasia Yahudi berbahaya, hingga kelompok dajjal jahiliah yang harus ditumpas. Tetapi kita sangat jarang bahkan tidak akan menemui yang menjelaskan apa sesungguhnya Freemason, bahkan membelanya. Bahkan buku sejarah Freemason di Indonesia yang ditulis Th. Steven justru digunakan sebagai bukti hitamnya Indonesia yang pada dasarnya banyak dipengaruhi oleh Freemason. Kelompok anti masonik memang marak di Indonesia.

Beberapa buku yang bernuansa anti masonik di tanah air antara lain yaitu: Sorotan TerhadapFreemason ( LPPA Muhamadyah, 1978); Ancaman Global Freemasonry (Harun Yahya); Jejak Freemason dan Zionis di Indonesia (Herry Nurdi dengan kata pengantar Uztads Abu Bakar Ba’asyir, Cakrawala Pub, 2005); Kebangkitan Freemason dan Zionis Di Indonesia (Herry Nurdi, pengantar Uztads Abu Bakar Baaásyir, Cakrawala Pub); Freemasonry melanda dunia Islam (AD El Marzdedeq, Penerbit Gema Syahdida); Tipu Daya Freemason di Asean (Abdullah Pattani, Digital Online Edition Soelfan-Agung 2008, http://www.scribd.com/doc/15746117/Abdullah-Pattani-Freemasonry-di-Asia-Tenggara);Rahasia Gerakan Freemason dan Rotary Club (Muhammad Famin Amin, Pustaka Al Kautsar, 1993http://www.scribd.com/doc/13725775/Rahasia-Gerakan-Freemasonry-Dan-Rotary-Club); Pater Beek, Freemason dan CIA (M.Sembodo, Penerbit Galan, 2008); Dajjal dan Simbol Setan (Toto Asmara, Gema Insani Pres, 1998); Doktrin Zionisme dan Idiologi Pancasila: menguak tabir poltik founding fathers Republik Indonesia (M Thalib, Awwas, Irfan S, Wihdah Press, 1999); Zionisme: gerakan menaklukkan dunia (ZA Maulani, Daseta, 2002); 33 Kunci Menguak Symbol (terjemahan dari 33 Keys Unlocking The Lost Symbol: Thomas Beyer,Jr, Penerbit Bentang, 2010); Kartini Mati Dibunuh: membongkar hubungan Kartini dengan Freemason (Efatino Febriana, Penerbit Navila Idea Yogyakarta, 2011); Kabut Kabut Freemasonry (Yayasan Al-Huda, 2002).

Selain buku-buku yang dijual bebas di pasaran, kita masih bisa melihat pembicaraan seputar Freemason di negeri kita Indonesia melalui berbagai forum diskusi maupun blog. Kebanyakan memang mempunyai gambaran sebagaimana yang tertera dalam buku-buku anti masonik di atas.

Beberapa contoh cara penyampaian anti masonik bisa kita lihat sebagaimana di bawah ini.

Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka itu, Gerakan Freemasonry,adalah musuh-musuh Islam yang berusaha menghancurkan Islam dengan segala daya dan dana, serta dengan 1001 macam tipudaya.Ketika mereka mendapatkan kekuatan, misalnya ada salah seorang anggotanya yang menjadi pemimpin sebuah negara, maka mereka memaksa umat Islam untuk menanggalkan keIslamannya (Pattani, 2008).

Gerakan ini adalah organisasi Yahudi Internasional yang tidak ada hubungannya dengan tukang batu yang dahulu memang ada pada abad-abad pertengahan. Ia juga tidak ada hubungannya dengan kegiatan pembangunan kapal atau katedral besar seperti dugaan banyak orang. Yang sebenarnya, kiprah gerakan ini adalah bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia, merusak tatanan politik, ekonomi, dan sosial di negeri-negeri yang mereka tempati.Mereka memang hobi merusak bangsa dan pemerintahan “Goyim”(Non-Yahudi). Tujuan akhir gerakan ini adalah membangun kembali Haikal Sulaiman yang terletak di Masjid Al-Aqsha (Al-Quds) yang sekarang diduduki Israel, mengibarkan bendera Israel, serta mendirikan pemerintahan Zionisme Internasional, seperti yang ingin diterapkan dalam protokolat, sebuah rencana busuk pemuka Yahudi (Pattani, 2008)

Bahkan penerimaan akan adanya negara Israel dan mengajak orang untuk bersatu dengan musuh, yaitu kaum Zionis.Langkah yang sekarang dilakukan ialah menghancurkan Mesir demi untuk mewujudkan rencana Freemasonry dan tujuan Zionisme Internasional.Para pendukung Rotary, di dalam buku “Hakikat Rotary” Kerusakan politik yang sedang kita alami, kehancuran ekonomi yang kita saksikan dan kemerosotan sosial yang kita alami serta rusaknya kebudayaan serta pemikiran yang sedang kita rasakan, seluruhnya ini tumbuh dan merajalela pada saat suburnya perkumpulan-perkumpulan Rotary. Aktivitas mereka yang paling mencolok ialah upaya untuk mewujudkan perdamaian mengatakan, “Sebagian anggota perkumpulan ini ada yang telah menjadi anggota selama empat puluh tahun lebih. Tetapi ternyata mereka sampai kini tidak menemukan sedikit pun hubungan antara Rotary dan Freemasonry.Pernyataan seperti ini tidaklah berarti meniadakan adanya tujuan tujuan-tujuan Rotary yang tidak sah dan langkah-langkah rahasia yang berbahaya. Dan seandainya apa yang mereka nyatakan itu benar, bahwa mereka sampai kini tidak menemukan adanya hubungan tersebut, namun tidak berarti bahwa Rotary tidak mempunyai tujuan-tujuan rahasia dan langkah-langkah yang berbahaya (Famin Amin, 1993).

Tetapi organisasi Freemason ini selalu bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia, merusak kehidupan politik, ekonomi dan sosial di negara-negara yang ditempatinya. Juga berusaha merusak bangsa dan pemerintahan non-Yahudi (Goyim, pent.)Tujuan akhir dari gerakan Freemason adalah mengembalikan bangunan haikal Sulaiman yang terletak di masjidil Aqsha, daerahAl-Quds yang diduduki Israel, mengibarkan bendera Israel serta mendirikan pemerintahan Zionis Internasional, seperti yang diterapkan dalam Protokol paracendekiawan Zionis (Famin Amin, 1993).

Di dunia Arab, Freemason bahkan difatwa haram.

The College of Islamic Jurisprudence considers Freemasonry one of the most dangerously destructive organisations to Islam and to Muslims.

The full text of the Fatwa is as follows:

College of Islamic Jurisprudence, Makkah, 15th July 1978 - concerning: Freemasonry

“The College of Islamic Jurisprudence, in its session convened at Makkah on 15th July 1978, examined the issue of Freemasonry, of those affiliated with it and the legal Islamic judgment on it, after adequate study of this dangerous organisation, and the boy of literature on it, inclusive of the College’s own published documents, books, and newspaper and journal articles.

From the totality of writings and texts which the College examined, the following was evinced:

  1. Freemasonry is a clandestine organisation, which hides as well as reveals it operations as it sees fit. Its true principles are guarded from all but its most venerated masters, who have, by virtue of their consecration at Freemasonry’s highest order degrees, proven worth of this honour.
  2. It establishes the relation of its members one to another, in all places of the earth, as is the alleged human brotherhood among all entrants in its organisation, without discrimination as to race, religion, and creed. Such overt misrepresentation of “fraternity” is simple-minded, at best.
  3. It attracts persons whose affiliation is practicable for the organisation; its allure is largely of a personally lucrative nature for the individuals sought. The high-minded principles of this recruitment entail; pledged assistance to any Freemasonic brother the world over; firm support of any Freemasonic candidacy to public office; and unconditional loyalty in all Freemasonic endeavors, even in those where the individual must compromise his sense of honour, justice, truth and right. Such lofty appeals often amass considerable financial contributions.
  4. Admission to Freemasonry is based on the celebration of the new member’s affiliation through symbolic and awe-inspiring ceremonies which serve to frighten the initiate if he is at variance with the instructions; the more threatening orders are issued successively with rank.
  5. Gullible members are left free in the exercise of their religious beliefs; if they do not choose to benefit from the directives of guidance and the assignment of task appropriate to their status ( they remain in lower degrees.
    As to the heretics, rank is calibrated in relation to individual experience and mastery, as well as demonstrated readiness to serve Freemasonry’s purposes, principles, and plans.
  6. It has political aims, and in most political and military upheavals, it has a visible, as well as an invisible, role.
  7. Its original organisational roots are Jewish; its secret global high administration, Jewish; and its activity, Zionist.
  8. In its secret real aims, it is against all religions: in general it seeks to destroy Islam for its Muslim adherents.
  9. It strives to select its membership from among positions of influence - financial, political, social or scientific status ( and to draw to its ranks kings, presidents and ministers, as tools to be manipulated in the forging of its dogma.
  10. It has branches which adopt other names to thus misrepresent and divert attention away from activities which encounter resistance to the name of Freemasonry. Among the most conspicuous branches operating under pseudonym are the Lions and Rotary Clubs; many, under multiple guise, similarly contradict the fundamentals of Islam.

It has become evident to the College of Islamic Jurisprudence the strong relation of Freemasonry to world Zionist Jewry. Thus it has been able to dominate many officials in the Arab countries concerning the question of Palestine, and to interfere in the Palestine question on behalf of the Jews and world Zionism.

Therefore, and for the detailed data on Freemasonry’s activity, its considerable danger, its wicked dressing and its cunning aims, the College of Islamic Jurisprudence considers Freemasonry one of the most dangerously destructive organisations to Islam and to Muslims

Whoever would associate himself with it while in knowledge of its true nature and aims, would be a non-believer in Islam and uncounted among its adherents.”

Source: Fatwa reproduced in “Freemasonry”, by Muhammad Safwat al-Saqqa Amini and Sa’di Abu Habib.http://www.themasonictrowel.com/Articles/Freemasonry/religion_files/muslim_view_of_freemasonry.htm

Sejarah Freemasonry di Nusantara

Freemasonry atau Vrijmetselarij secara aktif di Nederlands-Indië dan Indonesia tahun 1762 -1962. Lodge Freemason pertama dengan nama “La Choisie” dibangun tahun 1762 di Batavia oleh Jacobus Cornelis Mattheus Radermacher (1741-1783) seorang pedagang VOC. Anggota Lodge Freemason ini hanyalah kelompok pedagang VOC. Ayah Jacobus Cornelis, Joan Cornelis Radermacher, adalah seorang Grand Master dari Grand Lodge Nederland di Den Haag. Tahun 1778, Radermacher membangun Lodge “La Vertueuse” juga di Batavia. Lodge baru ini menghususkan diri pada seni dan ilmu pengetahuan, yang anggotanya juga hanya dari kelompok VOC. Di akhir abad ke 18 keanggotaan Lodge terbuka bagi para ambtenaar dimana asisten gubernur jenderal dan juga gubernur jenderal Nederlands Indië menjadi anggota Freemason.
Namun pada tahun 1810 gubernur jenderal Deandels menganggap bahwa para anggota Lodge Freemason lebih berpihak pada Eropa, sehingga Lodge Freemason oleh Deandels dibekukan, arsip-arsipnya disita, dan orang-orangnya dimasukkan ke dalam tahanan. Baru pada saat gubernur jenderal berikutnya, para tahanan itu dikeluarkan dan Lodge Freemason boleh berdiri kembali. Dari sini kemudian Lodge Freemason terbuka juga bagi kelompok pribumi dan pedagang China.
Semua raja-raja, pangeran, dan bangsawan di nusantara juga menjadi Freemason. Raden Saleh merupakan orang Jawa pertama yang menjadi anggota Freemason.

Perubahan dimulai dengan pembangunan pendidikan

Dengan masuknya filosofi Freemason yaitu sekulerisme, kesetaraan, dan kemanusiaan, anggota Freemason mendorong pemerintah kolonial Belanda untuk membangun sekolah-sekolah di nusantara. Sekolah berbasis sekulerisme yaitu yang memisahkan antara pemahaman saintifik rasional dan agama. Pendidikan berbasis saintifik menjadi dasar pendidikan yang utama, dan agama merupakan tanggung jawab keluarga. Sekolah-sekolah yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda ini lebih banyak diisi oleh anak-anak dari para ambtenaren, bangsawan, pamong desa, pedagang, dan petinggi lainnya. Di tingkat pedesaan didirikan sekolah rakyat ongko loro (dua tahun) dan ongko telu (tiga tahun). Sedang yang ingin melanjutkan harus ke kota. Sekolah-sekolah yang didirikan oleh pemerintah kolonial ini berbeda dengan sekolah-sekolah yang sudah dibangun oleh kelompok agama Islam, yaitu pesantren-pesantren yang lebih berbasis agama.

Di area politik, Budi Utomo yang didirikan oleh Dr. Wahidin Surohadihusodo, merupakan organisasi nasional pertama yang berkembang dengan cepat ke segala kota. Mula-mula didukung oleh mahasiswa-mahasiswa Jawa di Jakarta, lalu berkembang didukung oleh para priyayi dan para elit bangsawan lainnya. Pendiri-pendiri Budi Utomo yang merupakan anggota Freemason, mengadopsi sistem sekuler politik Barat dan menekankan pada humanisme sekuler. Guna meningkatkan ekonomi dan budaya, Budi Utomo mempunyai perhatian dalam dunia pembangunan pendidikan. Berdirinya budi Utomo tanggal 20 Mei hingga sekarang diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Pemikiran Budi Utomo ini kemudian mewarnai garis politik yang berpaham pada sekulerisme – yang kemudian sering disebut sebagai para nasionalis.

Namun peran Budi Utomo tidak dapat mulus begitu saja, organisasi yang cepat berkembang dalam beberapa tahun sudah beranggotakan lebih dari 10.000 anggota itu, mendapat tentangan da dipapras oleh Sarekat Islam yang didirikan oleh HOS Tjokroaminoto, hingga perannya merosot. Sekalipun demikian, semangat sekulernya masih terus menyala di kalangan para nasionalis.

Pertentangan kedua kelompok antara agama dan nasionalis ini kemudian yang mewarnai kesepakatan bahwa Indonesia adalah negara Pancasila , bukan negara sekuler dan bukan negara agama. Namun bagaimanapun kedua kelompok itu antara sekuler dan agama masih terus tarik menarik hingga saat ini, yang makin hari makin panas dengan munculnya pemikiran-pemikiran yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara agama serta menuding politik Barat (sekuler) sebagai penyesatan bahkan diharamkan.

Tetapi mengapa hingga kini kita tidak pernah menemukan pembelaan pihak Freemason akan dirinya yang selalu mendapatkan hujatan di Indonesia? Hal itu karena organisasi Freemason sudah ditutup tahun 1962 oleh Sukarno karena Freemason adalah organisasi anti tirani, anti dogma, rasional dan berkebabasan berpikir, jelas bisa mengoyahkan kediktatoran Sukarno itu sendiri. Hal lain adalah, Freemason adalah organisasi yang menjunjung status quo, yaitu bersikap tidak radikal terhadap berbagai masalah.

Namun yang menjadi masalah sekarang dengan tidak adanya pelurusan dari pihak Freemasonnya itu sendiri, menyebabkan masyarakat kita bisa menelan begitu saja teori konspirasi dari para anti masonik tanpa ada yang mengkoreksinya. Kecuali jika memang kita sadar, bahwa ada hal-hal yang tidak logis pada informasi itu, yang sebetulnya hanyalah perseteruan antara sekulerisme yang diusung Freemason VS agama.

Selasa, 07 Februari 2012

10 Tokoh Freemason Terkenal Indonesia

Organisasi Freemason di Indonesia telah ada sejak 1762 sebelum tutup usia 200 tahun setelahnya setelah Presiden Sukarnokala itu mengeluarkan Keppres 264 tahun 1962. Adalah Jacobus Cornelis Mattheus, seorang Belanda yang datang ke Nusantara bersama VOC untuk berdagang, yang mendirikan Lodge (pusat aktivitas para anggota Freemason) atau Loji di Batavia pada 1762. Waktu itu organisasi hanya menerima anggota dari negara Belanda saja. Setelah sempat dibekukan oleh Gubernur Jendral Daendels pada 1810, organisasi Freemason kembali hidup dan berkembang dengan menerima anggota dari pedagang Tiongkok dan warga pribumi terutama para ningrat Nusantara sehabis masa kepemimpinan Daendles berakhir. Siapa sajakah orang Indonesia terkemuka yang tercatat sebagai tokoh Freemason waktu itu? Simak 10 tokoh Freemason Indonesia berikut ini: 1. Raden Saleh Raden Saleh yang merupakan pelukis Indonesia termasyhur di dunia tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang menjadi anggota Freemasonry. Kabar yang beredar mengatakan ia resmi menjadi anggota Freemasonry ketika berada di Den Haag pada 1836. 2. Paku Alam V Paku Alam V terlahir dengan nama KPH Suryodilogo pada tahun 1833. Bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Prabu Suryodilogo, ia merupakan salah satu anggota awal organisasi ini. 3. Paku Alam VI Suksesor Paku Alam V, Paku Alam VI juga tercatat sebagai anggota Freemason dari Yogyakarta. Ia terkenal sebagai tokoh yang mahir bahasa Belanda baik lisan maupun tulisan. 4. Paku Alam VII Paku Alam VII atau KPH Notokusumo juga merupakan anggota Tarekat Mason Bebas. Ia berjasa membawa perubahan sosial dan agraria di Pakualaman, Yogyakarta. 5.Sri Sultan Hamengkubuwono VIII Sri Sultan Hamengkubuwono VIII terlahir dengan nama GRM Sujadi. Ia sangat memperhatikan soal pendidikan sehingga anak-anaknya banyak yang disekolahkan hingga jenjang tertinggi bahkan sampai dikirim ke negeri Belanda. 6. Raden Said Soekanto Tjokroadiatmodjo Raden Said Soekanto Tjokroaditmodjo merupakan Kapolri pertama yang waktu itu masih disebut Kepala Djawatan Kepolisian Negara. Nama Komjen Pol. Soekanto mencuat ketika terjadi Peristiwa Sawito yang menghebohkan dunia politik Indonesia ketika RM Sawito, menantunya, berhasil mendapatkan tanda tangan beberapa tokoh nasional seperti Hatta, Hamka, Kardinal Yulius Darmoyuwono, T.B. Simatupang, dan Soekanto sendiri guna menggulingkan pemerintahan Soeharto setelah ia mengaku mendapat wangsit ketika bertapa di Gunung Muria. 7. Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat Dr. Radjiman Wedyodiningrat merupakan salah satu tokoh nasionalis yang berjasa membawa Indonesia menuju gerbang kemerdekaan. Ia juga merupakan salah seorang peletak pondasi organisasi nasionalis Boedi Oetama dan tercatat sebagai ketua organisasi itu pada 1914-1915. BPUPKI lahir berkat peran sertanya yang aktif dalam pergerakan. Sewaktu sidang BPUPKI pada 29 Mei 1945, Dr. Radjiman bertanya soal apa yang akan menjadi dasar negara Indonesia kelak. Waktu itu jawaban sukarno, Pancasila dan penjelasannya, dicatat olehnya sehingga masyarakat Indonesia kini tahu bahwa Bung Karno adalah pencetus ide dasar negara Pancasila. 8. R.A.S Soemitro Kolopaking Poerbonegoro R.A.S Soemitro Kolopaking Poerbonegoro merupakan anggota BPUPKI yang menjadi bupati Banjarnegara selama 18 tahun. 9. Raden Adipati Tirto Koesoemo Raden Adipati Tirto Koesoemo merupakan presiden pertama Boedi Oetomo. Sebelum para pemuda-pemudi mengucapkan Sumpah Pemuda untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, ia terlebih dulu menyampaikan usulan tersebut pada kongres Boedi Oetomo ke-2. 10. R.M. Adipati Ario Poerbo Hadiningrat R.M. Adipati Ario Poerbo Hadiningrat menulis buku “Wat ik als Javaan voor geest en gemoed in de Vrijmetselarij heb gevonden” yang berisi tentang pengalaman hidupnya sebagai seorang Jawa yang menemukan jiwa dalam organisasi Freemason. Ia merupakan mantan Bupati Semarang yang pernah pula memimmpin Salatiga.

Read more at http://uniqpost.com/32696/10-tokoh-freemason-terkenal-indonesia/

RENCANA TERSELUBUNG FREEMANSONRY

(Yang di maksud Freemasonry di sini adalah tidak terikat dengan ikatan pihak manapun kecuali sesama freemason)

Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan paling berpengaruh di seluruh dunia. Freemasonry terdiri dari dua kata yang di satukan. Free artinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.

Tujuan akhir dari gerakan Freemason ini adalah membangun kembali cita-cita khayalan mereka, yakni mendirikan Haikal Sulaiman atau Solomon Temple.

Pada tahun 1717 masehi, gerakan rahasia ini melangsungkan seminar di London di bawah pimpinan Anderson. Ia secara formal menjabat sebagai kepala gereja Protestan, namun pada hakikatnya adalah seorang Yahudi.

Dalam seminar inilah gerakan rahasia tersebut memakai nama Freemasonry sebagai nama barunya. Sebagai pendirinya adalah Adam Wishaupt, seorang tokoh Yahudi dari London, yang kemudian mendapatkan dukungan dari Albert Pike, seorang jenderal Amerika (1809-1891). Organisasi ini sulit dilacak karena strukturnya sangat rahasia, teratur, dan rapi.

Tujuan gerakan Freemasonry secara umum adalah:

1. Menghapus semua agama.
2. Menghapus sistem keluarga.
3. Mengkocar-kacirkan sistem politik dunia.
4. Selalu bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia dan merusak kehidupan politik, ekonomi, dan sosial negara-negara non-Yahudi atau Goyim (sebutan dari bangsa lain di luar Yahudi).

10 RENCANA FREEMANSONRY

@Program Pertama dinamakan TAKKIM, yaitu:

1. Pada masa Isa a.s.

Orang-orang Yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa a.s. diantaranya fitnahan keji “ingin menjadi Raja Yahudi” yang disampaika n pada penguasa Romawi. Tetapi Allah SWT menyelamat kan Nabi Isa a.s. dan gantinya Yudas tersalib di Golgota.

Maka setelah tiadanya nabi Isa a.s., Yahudi berusaha menghancur kan ajaran yang sudah disebarkan dengan “Takkim” yaitu:
a. Merusak ajarannya yang ada seperti menghalalkan yang halal dan sebaliknya.
b. Merusak akidah dengan doktrin Trinitas
c. Merusak Injil yang ada dengan Injil palsu
d. Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa a.s

2. Pada Masa Islam

a. Pada masa Rasulullah orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Muhadin. Mereka diantaranya berusaha menfitnah istri Nabi, mengacaukan ajaran Islam, memecah belah kaum Anshor dan Muhajirin.
b. Memecah belah Ali r.a dan Muawiyah r.a. sehingga Aisyah turun tangan.
c. Membuat ratusan hadist-hadist palsu, memasukkan dongeng Israiliyat merubah penafsiran Al-Quran dan sebagainya
d. Mendangkalkan aqidah umat dengan filsafat Yunani sehingga timbul aliran kerahiban, tarikat sufi, mu’tazilah dan sebagainya . Maka datanglah filsuf-filsuf Islam yang menguraikan akidah Islam dengan jalan filsafat Yunani, menuruti pikiran Aflatun (Plato), Aristun (Aristoteles) dan lainnya.
e. Membuat lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry yang menafsirkan Al-Quran dan Al-Hadist dengan alam pikiran Freemasonry
f. Menghidupkan sunnah-sunnah jahiliah dengan alasan melestarikan adat istiadat nenek moyang.
g. Menjadikan Islam supaya tasyabbuh dengan Nasrani dan agama lain, diantaranya dengan memasukkan bentuk nyanyian Gereja ke Masjid, ulang tahun dan sebagainya.

@Program Kedua dinamakan SHADA yaitu; Membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia.

Salah satunya yaitu di India ketika Islam bangkit untuk kembali ke Al-Quran dan Hadist dan mengobarkan Jihad fisabilillah, pihak penjajah Inggris bekerja sama dengan Freemasonry mendirikan gerakan anti Jihad. Antara lain yaitu dengan menggalakkan sufi dengan perantara ulama bayaran anggota Freemasonry. Ditunjuknya seorang Freemason “Mirza Ghulam Ahmad”, ia mendakwakan dirinya sebgai Nabi akhir zaman, Budha Awatara, Krisna, dan semacamnya .

Rabithah Alam Islami yang bersidang di Makkah 14-18 Rabi’ul Awwal 1394 memutuskan bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam dan berkaitan dengan Zionisme.

Dan kasus-kasus “aliran sesat Islam” yang beredar di Indonesia seperti sholat dua bahasa, dan lainnya, kemungkinan besar berkaitan dengan program Freemasonry

@Program Ketiga dinamakan PAROKIM , yaitu;

a. Membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan (cermati LSM-LSM beraliran “kiri” yang bertentangan secara ideologis dengan LSM-LSM “kanan”, mereka dapat dana gerakan dari mana). Mengembangkan Freemasonry lokal dalam suatu negara dengan nama lokal, tetapi tiada lepas dari asas dan tujuan Freemasonry. (Pertimbangkan Opus Supremus, Rotary Club, Lions Club, JIL, dan sebagainya.)

b. Mendukung teori-teori bertentangan. (Cek kelahiran Komunisme dan Fascisme, teori linguistik Behaviourisme dan Transformative-Generative, dll)

c. Membangkitkan khurafat dan menyiarkan teori Sigmund Freud (psikologi yang dikembangkan dari naluri sex) dan Charles Darwin (evolusionisme yang banyak dibantah oleh kalangan beragama, dari Islam misalnya Harun Yahya dengan berbagai bukunya, dari Kristen misalnya Caryl Matrisciana dan Roger Oakland dengan bukunya THE EVOLUTION CONSPIRACY : REVEALING THE HIDDEN AGENDA TO DECEIVE MANKIND) sehingga antara antara Ilmu pengetahuan dan agama bersaing, kalah mengalahkan. (cek misalnya dalam novel Dan Brown, ANGELS AND DEMONS)

@Program Keempat dinamakan LIBRARIM, yaitu:
a. Melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi, termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual (See? Apakah pergaulan bebas terjadi begitu saja secara KEBETULAN, bukannya tanpa skenario?)
b. Menghapus hukum yang melarang pernikahan antar-agama untuk menurunkan generasi bebas agama (salah satu program JIL)
c. Pengembangan pendidikan seks di sekolah-sekolah
d. Persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal “kedudukan waris” dan “pakaian” (salah satu program JIL)
e. Menggembalakan pemuda-pemudi ke dunia khayali, dunia musik, dan narkoba. (Pertimbangkan dunia keartisan. ) Serta membuat bet satan (rumah setan) untuk menampung pemuda-pemudi kedalamnya . (cermati beberapa diskotik peredaran narkoba dan miras, diskotik tempat mencari mangsa untuk anggota Gereja Setan yang pernah menggegerkan Jakarta dan Manado.)
f. Mengorganisir kaum lesbian, gay, (ingat lagi insiden yang dilakukan oleh unsur mahasiswa IAIN Semarang) Lutherian serta pengakuan hak mereka dalam hukum. (cermati komentar-komentar oleh aktivis HAM yang membela mati-matian kepentingan mereka, apakah karena mereka memang ingin memanusiakan “manusia” ataukah kerena berada dalam satu team dengan kepentingan yang sejalan, atau yang lebih parah, apa karena dibayar?
@Program Kelima dinamakan BABILL’, yaitu:
yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi. (Apakah ini sebuah peringatan atau ancaman terhadap anda yang berjiwa “nasionalis”? Apa-apa demi Negara, kapan demi Allah atau demi Agama Islam nya? Apakah anda yang Nasionalis memahami bahwa kalian itu sedang dipecah belah? Buka mata anda, saudara-saudaraku sesama manusia.)

@Program Keenam dinamakan ONAN, yaitu:
a. Mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (orang selain Yahudi) [pertimbangkan kembali program KB bagi anda umat Islam, dan ingatlah sebuah hadits yang menyuruh muslimin-muslimat untuk mempunyai keturunan yang banyak agar kelak bisa dibanggakan Nabi Muhammad diantara umat nabi-nabi yang lain. Baca sebuah buku kecil berjudul UPAYA MUSUH MENGHANCUR KAN ISLAM MELALUI KELUARGA karya Sa’duddin as Sayyid Shalih untuk mengetahui busuknya program KB, termasuk hasil riset di Negara-negara barat.
b. Menyuburkan perempuan-perempuan Yahudi menjadi peridi.(?) (sungguh terbalik dengan Negara kita misalnya, yang begitu giat mendukung program KB.)

@Program Ketujuh dinamakan PROTOKOL yaitu:
protokol khusus untuk program bangsa Yahudi dalam Suhyuniah (zionisme) yang dimulai dengan pengantar protokol.

Isi protokol adalah tentang rencana Yahudi untuk menguasai dunia, diantaranya peghancuran ekonomi suatu negara, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi. Dengan program protokol bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur Politik dan penerangan dunia

@Program Kedelapan dinamakan GORGAH, yaitu:

a. Untuk merusak para pemimpin negara, ulama dan partai, mereka harus dijerumuskan dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan ”jadikanlah perempuan cantik untuk alat suatu permainan siasat.”

b. Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat. Jika namanya disiarkan sehingga kehormatannya jatuh.
c. Menyebarkan agen Kasisah, yaitu intel Fremasonry untuk menghancurkan martabat lawan di tempat-tempat maksiat.
d. Mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern. (Las Vegas?)
e. Melemahkan pasukan lawan dengan perempuan dan obat khusus. (Cek masalah vaksinasi yang tidak menyelesaikan masalah tapi justru mengakibatkan masalah kesehatan, atau fluoride yang tidak hanya membuat gigi kuat tapi juga membuat bodoh, menurut pakar-pakar kesehatan barat.)

@Program Kesembilan dinamakan PLOTISME , yaitu
a. Mendidik alim ulama Plotis yang pahamnya terapung ambang. (ustadz gaul yang ganteng, wangi, dan bersuara merdu, yang mengomentari secara positif tayangan khurafat bersampul “hidayah” apakah termasuk golongan ini?)
b. Alim ulama plotis itu disebarkan sebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga Islam.
c. Alim ulama Plotis harus diangkat menjadi anggota kehormatan Freemasonry

@Program Kesepuluh dinamakan QORNUN, yaitu:
a. Orang-orang yang terpilih yang berbahaya bagi Freemasonry didukung agar menjadi kaya sehingga bergelimang harta, tetapi akhirnya diperas secara halus oleh suruhan Freemasonry
b. Memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama dalam hal berniaga,


Tujuan akhir dari gerakan Freemason adalah mengembalikan bangunan Haikal Sulaiman yang terletak di Masjid Al-Aqsha, di kota Al-Quds (Yerussalem), mengibarkan bendera Israel, serta mendirikan pemerintahan Zionis Internasional, seperti yang diterapkan dalam Protokol para cendekiawan Zionis.

Menurut buku ‘Kabut-kabut Freemasonry’, salah seorang yang disebut sebagai pendirinya adalah Herodes Agrida I (meninggal 44 M). Ia dibantu oleh dua orang Yahudi, Heram Abioud dan Moab Leomi. Freemasonry selanjutnya menempatkan dirinya sebagai musuh terhadap agama Masehi maupun Islam.

Buku Protokol tersebut berisikan langkah-langkah yang telah ditetapkan oleh para hakkom, catatan pembicaraan yang dilakukan di dalam setiap rapat mereka, serta berisikan 24 bagian (ayat) yang mencakup rencana politik, ekonomi, dan keuangan, dengan tujuan menghancurkan setiap bangsa dan pemerintahan non-Yahudi, serta menyiapkan jalan penguasaan bagi orang-orang Yahudi terhadap dunia Internasional.

Dalam gerakannya, Freemasonry menggunakan tangan-tangan cendekiawan dan hartawan Goyim, tetapi di bawah kontrol orang Yahudi pilihan. Hasil dari gerakan ini di antaranya adalah mencetuskan tiga perang dunia, tiga revolusi (Revolusi Perancis, Revolusi Amerika, dan Revolusi Industri di Inggris), melahirkan tiga gerakan utama (Zionisme, Komunisme, dan Nazisme).

Freemansory terbagi ke dalam tiga tingkatan:

1. Majelis Rendah atau Freemansory Simbolis
2. Fremansory Majelis Menengah
3. Fremansory Majelis Tinggi.

Dalam penerimaan keanggotaan, Freemasonry tidak mempersoalkan agama calon anggota. Bahkan calon anggota disumpah sesuai dengan agama yang dianutnya. Dalam Freemasonry diadakan model kenaikan pangkat hingga level ke-33 bagi orang-orang Goyim. Orang-orang yang berhasil dijaring kemudian diberikan tugas untuk menyebarkan paham Freemasonry dan bekerja untuk merealisasikan tujuannya.

Kecuali, perekrutan anggota menengah dan tinggi kelompok ini sangat tertutup, bersifat rahasia dan sangat eksklusif. Anggotanya berasal dari latar belakang profesi, agama, kepercayaan, dan kebangsaan yang berbeda.

Vatikan Melarang Freemason

Gereja Vatikan saja sudah lama mengharamkan anggotanya untuk menjadi anggota organisasi-organisasi ini dan menyatakan jika ada anggota Gereja Vatikan yang masuk menjadi angota maka dia dianggap telah keluar dari Kekristenan.

Berbagai Papal Condemnation dikeluarkan untuk hal ini, salah satunya Humanus Genus yang dikeluarkan Paus Leo XIII di tahun 1884.

Freemason Era Soekarno

Di tahun 1945-1950an, loji-loji Freemasonry oleh kaum pribumi Indonesia disebut pula sebagai “Rumah Setan” disebabkan ritual kaum Freemason selalu melakukan pemanggilan arwah orang mati.

Lama-kelamaan hal ini mengusik istana, sehingga pada Maret 1950, Presiden Soekarno memanggil tokoh-tokoh Freemasonry Tertinggi Hindia Belanda yang berada di Loji Adhucstat (sekarang Gedung Bappenas-Menteng) untuk mengklarifikasi hal tersebut.

Di depan Soekarno, tokoh-tokoh Freemasonry ini mengelak dan menyatakan jika istilah “Setan” mungkin berasal dari pengucapan kaum pribumi terhadap “Sin Jan” (Saint Jean) yang merupakan salah satu tokoh suci kaym Freemasonry. Walau mereka berkelit, namun Soekarno tidak percaya begitu saja.

Akhirnya, Februari 1961, lewat Lembaran Negara nomor 18/1961, Presiden Soekarno membubarkan dan melarang keberadaan Freemasonry di Indonesia.

Lembaran Negara ini kemudian dikuatkan oleh Keppres Nomor 264 tahun 1962 yang membubarkan dan melarang Freemasonry dan segala “derivat”nya seperti Rosikrusian, Moral Re-armament, Lions Club, Rotary Blub, dan Baha’isme. Sejak itu, loji-loji mereka disita oleh negara.

Di Hindia-Belanda dahulu, rumah pertemuan kaum Vrijmetselarij, dalam bahasa Belanda Loge atau Loji dalam bahasa Indonesia seringkali disebut sebagai “rumah setan”.

Loji-loji Freemasonry ternama di Nusantara tersebar di hampir semua wilayah di Indonesia seperti di Aceh, Medan, Padang, Palembang, Jawa, Sulawesi, dan sebagainya.

Salah satu yang paling terkenal adalah Adhuc Stat alias Loji Bintang Timur yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat, yang kini dipakai sebagai Gedung Bappenas. Dulu, gedung ini dikenal masyarakat luas sebagai Gedung Setan, karena sering dipakai sebagai tempat pemanggilan arwah orang mati oleh para angota Mason.


Pelarangan Bung Karno dibatalkan oleh GusDur

Sayang sekali pada waktu era Presiden Gus Dur, dikeluarkan surat keputusan yang MEMBATALKAN KEPPRES no 264 tahun 1962 itu dengan keputusan yang dibuat Presiden Gus Dur yaitu :

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA (gusDur)
NOMOR 69 TAHUN 2000 TENTANG
PENCABUTAN KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 264 TAHUN1962
TENTANG LARANGAN ADANYA ORGANISASI LIGA DEMOKRASI, ROTARY CLUB,
DIVINE LIFE SOCIETY, VRIJMETSELAREN-LOGE (LOGE AGUNG INDONESIA),
MORAL REARMAMENT MOVEMENT, ANCIENT MYSTICAL ORGANIZATION
OF ROSI CRUCIANS (AMORC), DAN ORGANISASI BAHA’I

Dan anehnya bahkan KONON hingga sekarang, tidak satu pun Presiden RI yang 'berkeinginan' membatalkan surat Keppres ini sehingga surat ini MASIH TETAP BERLAKU HINGGA SEKARANG, artinya SILAKAN FREEMASON BEBAS BERKELIARAN DI INDONESIA..(yang bahkan di VATIKAN sendiri tetap dilarang!!)


BAGAIMANA dengan FREEMASON DI INDONESIA ?

Buku-buku yang mengungkap tentang sejarah keberadaan jaringan Freemason di Indonesia sejak masa penjajahan tersebut, sampai saat ini masih bisa dijumpai di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Bahkan, Indisch Macconiek Tijdschrift (Majalah Freemason Hindia), sebuah majalah resmi milik Freemason Hindia Belanda yang terbit di Semarang pada 1895 sampai awal tahun 1940-an, juga masih tersimpan rapi di perpustakaan nasional.

Selain karya Stevens dan H Maarschalk yang diterbitkan di negeri Belanda, buku-buku lainnya seperti tersebut di atas, diterbitkan di Semarang dan Surabaya, dua wilayah yang pada masa lalu menjadi basis gerakan Freemason di Hindia Belanda, selain Batavia.

Keberadaan jaringan Freemason di Indonesia seperti ditulis dalam buku Kenang-kenangan Freemason di Hindia Belanda 1767-1917 adalah 150 tahun atau 199 tahun, dihitung sejak masuknya pertama kali jaringan Freemason di Batavia pada tahun 1762 sampai dibubarkan pemerintah Soekarno pada tahun 1961.

Selama kurun tersebut Freemason telah memberikan pengaruh yang kuat di negeri ini. Buku Kenang-kenangan Freemason di Hindia Belanda 1767-1917 misalnya, memuat secara lengkap operasional, para tokoh, dokumentasi foto, dan aktivitas loge-loge yang berada langsung di bawah pengawasan Freemason di Belanda. Buku setebal 700 halaman yang ditulis oleh Tim Komite Sejarah Freemason ini adalah bukti tak terbantahkan tentang keberadaan jaringan mereka di seluruh Nusantara.

Keterlibatan elite-elite pribumi, di antaranya para tokoh Boedi Oetomo dan elite keraton di Kadipaten Pakualaman, Yogyakarta, terekam dalam buku kenang-kenangan ini. Radjiman Wediodiningrat, orang yang pernah menjabat sebagai pimpinan Boedi Oetomo, adalah satu-satunya tokoh pribumi yang artikelnya dimuat dalam buku kenang-kenangan yang menjadi pegangan anggota Freemason di seluruh Hindia Belanda ini. (BACA 10 TOKOH FREEMASON TERKENAL DI INDONESIA, di box Komentar)

Kedekatan Boedi Oetomo pada masa-masa awal dengan gerakan Freemason bisa dilihat setahun setelah berdirinya organisasi tersebut. Adalah Dirk van Hinloopen Labberton, pada 16 Januari 1909 mengadakan pidato umum (openbare) di Loge de Sterinhet Oosten (Loji Bin – tang Timur) Batavia.
Dalam pertemuan di loge tersebut, Labberton memberikan ceramah berjudul, ”Theosofische in Verband met Boedi Oetomo” (Theosofi dalam Kaitannya dengan Boedi Oetomo).

Theosofi adalah bagian dari jaringan Freemason yang bergerak dalam kebatinan. Aktivis Theosofi pada masa lalu, juga adalah aktivis Freemason. Cita-cita Theosofi sejalan dengan Freemason.

Apa misi Freemason? Dalam buku Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962, karya Dr Th Steven dijelaskan misi organisasi yang memiliki simbol Bintang David ini:
”Setiap insan Mason Bebas mengemban tugas, di mana pun dia berada dan bekerja,untuk memajukan segala sesuatu yang mempersatukan dan menghapus pemisah antar manusia.”

Jadi, misi Freemason adalah “menghapus pemisah antar manusia!”. Salah satu yang dianggap sebagai pemisah antar manusia adalah ‘agama’. Maka, jangan heran, jika banyak manusia berteriak lantang: ”semua agama adalah sama”.
Atau, ”semua agama adalah benar, karena merupakan jalan yang sama-sama sah untuk menuju Tuhan yang satu.”

Paham yang dikembangkan Freemason adalah humanisme sekular. Semboyannya: liberty, egality, fraternity.

10 Tokoh Freemason Terkenal Indonesia

Organisasi Freemason di Indonesia telah ada sejak 1762 sebelum tutup usia 200 tahun setelahnya setelah Presiden Sukarnokala itu mengeluarkan Keppres 264 tahun 1962.

Adalah Jacobus Cornelis Mattheus, seorang Belanda yang datang ke Nusantara bersama VOC untuk berdagang, yang mendirikan Lodge (pusat aktivitas para anggota Freemason) atau Loji di Batavia pada 1762. Waktu itu organisasi hanya menerima anggota dari negara Belanda saja.

Setelah sempat dibekukan oleh Gubernur Jendral Daendels pada 1810, organisasi Freemason kembali hidup dan berkembang dengan menerima anggota dari pedagang Tiongkok dan warga pribumi terutama para ningrat Nusantara sehabis masa kepemimpinan Daendles berakhir.

Siapa sajakah orang Indonesia terkemuka yang tercatat sebagai tokoh Freemason waktu itu?

Simak 10 tokoh Freemason Indonesia berikut ini:

1. Raden Saleh
Raden Saleh yang merupakan pelukis Indonesia termasyhur di dunia tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang menjadi anggota Freemasonry. Kabar yang beredar mengatakan ia resmi menjadi anggota Freemasonry ketika berada di Den Haag pada 1836.

2. Paku Alam V
Paku Alam V terlahir dengan nama KPH Suryodilogo pada tahun 1833. Bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Prabu Suryodilogo, ia merupakan salah satu anggota awal organisasi ini.

3. Paku Alam VI
Suksesor Paku Alam V, Paku Alam VI juga tercatat sebagai anggota Freemason dari Yogyakarta. Ia terkenal sebagai tokoh yang mahir bahasa Belanda baik lisan maupun tulisan.

4. Paku Alam VII
Paku Alam VII atau KPH Notokusumo juga merupakan anggota Tarekat Mason Bebas. Ia berjasa membawa perubahan sosial dan agraria di Pakualaman, Yogyakarta.

5.Sri Sultan Hamengkubuwono VIII
Sri Sultan Hamengkubuwono VIII terlahir dengan nama GRM Sujadi. Ia sangat memperhatikan soal pendidikan sehingga anak-anaknya banyak yang disekolahkan hingga jenjang tertinggi bahkan sampai dikirim ke negeri Belanda.

6. Raden Said Soekanto Tjokroadiatmodjo KAPOLRI KE SATU
Raden Said Soekanto Tjokroaditmodjo merupakan Kapolri pertama yang waktu itu masih disebut Kepala Djawatan Kepolisian Negara. Nama Komjen Pol. Soekanto mencuat ketika terjadi Peristiwa Sawito yang menghebohkan dunia politik Indonesia ketika RM Sawito, menantunya, berhasil mendapatkan tanda tangan beberapa tokoh nasional seperti Hatta, Hamka, Kardinal Yulius Darmoyuwono, T.B. Simatupang, dan Soekanto sendiri guna menggulingkan pemerintahan Soeharto setelah ia mengaku mendapat wangsit ketika bertapa di Gunung Muria.

7. Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
Dr. Radjiman Wedyodiningrat merupakan salah satu tokoh nasionalis yang berjasa membawa Indonesia menuju gerbang kemerdekaan. Ia juga merupakan salah seorang peletak pondasi organisasi nasionalis Boedi Oetama dan tercatat sebagai ketua organisasi itu pada 1914-1915. BPUPKI lahir berkat peran sertanya yang aktif dalam pergerakan. Sewaktu sidang BPUPKI pada 29 Mei 1945, Dr. Radjiman bertanya soal apa yang akan menjadi dasar negara Indonesia kelak. Waktu itu jawaban sukarno, Pancasila dan penjelasannya, dicatat olehnya sehingga masyarakat Indonesia kini tahu bahwa Bung Karno adalah pencetus ide dasar negara Pancasila.

8. R.A.S Soemitro Kolopaking Poerbonegoro.
R.A.S Soemitro Kolopaking Poerbonegoro merupakan anggota BPUPKI yang menjadi bupati Banjarnegara selama 18 tahun.

9. Raden Adipati Tirto Koesoemo
Raden Adipati Tirto Koesoemo merupakan presiden pertama Boedi Oetomo. Sebelum para pemuda-pemudi mengucapkan Sumpah Pemuda untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, ia terlebih dulu menyampaikan usulan tersebut pada kongres Boedi Oetomo ke-2.

10. R.M. Adipati Ario Poerbo Hadiningrat
Tokoh Freemason Terkenal Indonesia R.M. Adipati Ario Poerbo Hadiningrat menulis buku “Wat ik als Javaan voor geest en gemoed in de Vrijmetselarij heb gevonden” yang berisi tentang pengalaman hidupnya sebagai seorang Jawa yang menemukan jiwa dalam organisasi Freemason. Ia merupakan mantan Bupati Semarang yang pernah pula memimmpin Salatiga.

Read more at http://uniqpost.com/32696/10-tokoh-freemason-terkenal-indonesia/

Freemasonry di INDONESIA...

Di Hindia-Belanda dahulu, rumah pertemuan kaum Vrijmetselarij, dalam bahasa Belanda Loge atau Loji dalam bahasa Indonesiaseringkali disebut sebagai “rumah setan”. Sejak zaman presiden Soekarno, gerakan ini dilarang di Indonesia.

Loji-loji Freemasonry ternama di Nusantara tersebar di hampir semua wilayah di Indonesia seperti di Aceh, Medan, Padang, Palembang, Jawa, Sulawesi, dan sebagainya.

Salah satu yang paling terkenal adalah Adhuc Stat alias Loji Bintang Timur yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat, yang kini dipakai sebagai Gedung Bappenas. Dulu, gedung ini dikenal masyarakat luas sebagai Gedung Setan, karena sering dipakai sebagai tempat pemanggilan arwah orang mati oleh para angota Mason.

Dr. T.H. Stevens, seorang sejarawan Belanda, dalam bukunya berjudul “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962″, yang edisi bahasa Indonesianya diterbitkan oleh Sinar Harapan dalam jumlah yang sangat terbatas, banyak memaparkan tentang gerakan dan tokoh-tokoh Freemasonry di Indonesia. Tokoh-tokoh Mason Indonesia menurut buku tersebut —yang dilengkapi foto-foto ekslusif sebagai buktinya— banyak menyangkut nama-nama terkenal seperti Sultan Hamengkubuwono VIII, RAS. Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Paku Alam VIII, RMAA. Tjokroadikoesoemo, DR Radjiman Wedyodiningrat, dan banyak pengurus organisasi Boedhi Oetomo.

Beberapa Anggota Fremason Terkenal di Dunia :
1. Enrico Fermi
2. Johann von Goethe
3. Voltaire
4. Duke Ellington
5. Rudyard Kipling
6. Louis Armstrong
7. Winston Churchill
8. Giuseppe Garibaldi
9. Charles Lindbergh
10. Beberapa Presiden Amerika Serikat:
George Washington, James Monroe, Andrew Jackson, Martin Van Buren, James Polk James Buchanan Abraham Lincoln Andrew Johnson James Garfield William McKinley Theodore Roosevelt William Taft Warren Harding Franklin D. Roosevelt Harry Truman Lyndon Johnson Gerald Ford.

Ketahui lebih jauh tentang Freemasonry lewat E-book :
Ancaman Global Freemasonry
(Sumber : www.islamonline.com )
http://efrialdy.wordpress.com/2009/09/01/apa-itu-freemasonry/
www.islamonline.com
Islam | Islamic | IslamOnline | The authentic Islam and Islamic portal covering Islam, Islamic News, Islamic Finance and Banking, Fatwa, American Muslims, Muslim Profiles, Islamic History

Dirangkum dari berbagai sumber dari internet.

copyrigt; Juned Topan.. Diberdayakan oleh Blogger.