This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label tulisanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisanku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2013

Catatanku

Absurditas manusia yg tak sanggup di urai akal membuat sebagian orang berfikir bahwa penderitaan yg ada merupakan bukti tidak adanya tuhan, dan agama hanyalah biang keladi terjadinya perpecahan antar umat manusia.
Seorang filsuf menembak kepalanya sendiri, tatkalah berada dalam pusaran gelisah dan hampa jiwa. Di dalam benaknya hidup hanyalah antrean panjang melelahkan dalam menunggu kepastian datangnya kematian.
Hidup hanyalah kosong tanpa makna:

Mati hari ini atau esok sama saja
Persetan dgn Tuhan dan agama
Surga neraka hanya isapan jempol belaka
Mitos
Fiksi
Rekayasa imaji kaum delusi
Untuk menteror umat
Agar patuh terhadap aturan mereka !

Derita yg tak kau fahami asal usul dan sebab akibatnya, akan menjadi gumpalan awan hitam yg menyelimuti jiwamu, menutupi kesadaran akan keberadaan zat yg ada di balik setiap gerak dan peristiwa.
Selama engkau membanggakan pencapaian akal/logikamu dan menafikan keberadaan akal intuisimu, maka engkau tidak akan pernah mengerti maksud dari setiap gerak dan peristiwa yg terajdi di semesta jagad raya ini.
Engkau tidak akan pernah mengerti mengapa tuhan membiarkan pertumpahan darah terus berlangsung di muka bumi.
Manusia di biarkannya membangun peradaban sombong, lalu negeri negripun di tenggelamkan, dan pergantian kaum terus terjadi.
Tetaplah patuh pada perintah, anjuran dan laranganNya, selama itu datang dari sumber hukum kebenaran.
Kesombongan adalah hak tuhan, sebab Dia mencipta memberi rizqi menggerakkan sekaligus mengendalikan semesta jagat raya ini. Begitu pula dgn hidayah/petunjuk merupakan hak tuhan. Para nabi dan para penyambungnya hanyalah berkewajiban menyampaikan kabar dari sumber yg maha benar.. "barangsiapa mendapatkan petunjuk sesungguhnya hanya untuk dirinya, dan barang siapa yg di sesatkan tiada penolong baginya".
Penyimpangan penyimpangan moral yg dilakukan oknum pemeluk agama itu manusiawi, sebab manusia sebagai penerima informasi menghadapi kendala dari luar dan dari dalam dirinya.
Manusia sebagai makhluk ruhaniah, disamping memiliki potens ruh hewaniyah yg mensublim dalam bentuk desakan tabiat kebinatangan, juga memiliki potens ruh ilahiyah atau ketuhanan yg mereflexi menjadi suara kemanusiaan dalam bentuk hati nurani.
Apapun rasnya, apapun suku bangsa dan budayanya, hati nuraninya sama persis; Yg membedakan hanya pada persepsi, interpretasi dan pola implementasinya.
Dari luar dirinya manusia menghadpi kendala destorsi informasi seiring perjalanan waktu yg cenderung mengaburkan informasi maupun sejarah yg berdampak pada penyimpangan penyimpangan tafsir. Belum lagi intervensi iblis yg menyimpan dendam berakar dengki, dan sangat piawai dalam memainkan perangkat lunak di dalam jiwa setiap orang.
Selama iman masih lekat di dada ,dan pengabdian tersampaikan ke alamat yg benar, insya'allah ampunanNya menyelamatkanmu.."Jangan engkau tinggalkan zikir kepada Allah, sebab lalaimu terhadap Allah tanpa adanya zikir adalah lebih berbahaya daripada lalaimu kepada Allah dengan masih tertinggal zikir di hatinya. Mudah-mudahan Allah mengingat kamu untuk berzikir dari suka melalaikan kepada sadar melaksanakan zikir. Dari zikir yang sadar meniadi zikir yang penuh kehadiran hati. Dari zikir dengan hadimya hati kepada zikir yang masuk kepada kegaiban. Tidaklah ada kesukaran bagi Allah tentang hal-hal seperti itu.”ibn Athaillah.

ORASI JALANAN REFLEXI SEJARAH KEMERDEKAAN

oleh : Juned Topan

Nasionalisme meretas
berserak bagai keping keping mozaik
wajah nuswantarapun semakin hilang bentuk
nelangsa dari masa ke masa

Setelah di singgahi Portugis, lalu Belanda datang dan menetap, maka sejak itulah Nuswantara menjadi tanah jajahan.
Geliat ilmu pengetahuan di Eropa yg di sokong kaum kapitalis dan borjouis, terus memicu temuan temuan menakjubkan.
Mesin uap, kapal mesin, teory copernicus dan expedisi Magelhaens telah merangsang adrenalin bangsa Eropa untuk menakhlukkan benua demi benua.
Expedisi yg semula bertujuan untuk pembuktian dan pengembangan ilmu pengetahuan, di sambut gembira oleh kaum kapitalis untuk misi dagang mereka.
Tak kalah penting peran para pendeta dalam misi suci agama yg di anut mayoritas bangsa Eropa pada saat itu, misi injil agung.
Emas, Kejayaan dan missi suci agama, merupakan motivasi yg telah membentuk pola fikir yg lalu melahirkan warna peradaban bangsa Eropa. 
Industri berkembang, produksi berlimpah, mesin telah menggantikan tenaga manusia dan hewan.
Orang orang desa membanjiri kota kota, ladang dan sawah terlantarkan.
Bangsa Eropapun saling berperang untuk memperluas pasar, berburu wilayah wilayah yg kaya sumber daya alam, dan tenaga kerja secara murah.
Lalu terbagilah masyarakat Eropa atas kelas kelas sosial, kelas bangsawan, pemilik modal, dan kelas buruh.
Kekuasaan para raja yg tak terbatas, telah memicu lahirnya simbiosis mutualisme. Persekutuan raja, bangsawan, gereja dan para tuan tanah inilah yg telah memperkokoh Feodalisme sebagai sebuah systym yg dianggap telah menyelamatkan bangsa Eropa dari kebangkrutan di masa kegelapan.
Kesadaraan masyarakat kelas buruh yg terprovokasi gagasan john Locke tentang hak atas kemerdekaan, hak hidup, hak untuk memilih, dan hak untuk memiliki sesuatu, yg merupakan hak setiap orang, telah melahirkan solidaritas kaum buruh.
Perancis dan seluruh Eropa terbakar dalam revolusi sosial. 

Perang butuh biaya besar
Keserakahan selalu dgn logikanya
Liberalisasi ekonomi dan perdagangan menjadi pilihan

Ketika Ingris unggul atas Belanda, maka
Nuswantara berganti tuan dan bangsa ini kembali menjadi budaknya.
Liberalisme yg di kawal imperealisme adalah kebijakan yg menguntungkan para pemilik modal, namun menyengsarakan bangsa takhlukan. 
Tanam paksa, kerja rodi, membangun jalan jalan dan membangun benteng benteng pertahanan adalah cara yg di tempuh untuk mempertahankan kekuasaan serta penggalangan dana untuk bangkit dari kebangkrutan akibat perang.
Tanah tanah di sewakan kepada pemilik modal, bangsa pribumi sebagai pewaris sah menjadi budak di negrinya sendiri.
Jepang datang dan mengaku sbg saudara tua, namun tak kalah biadabnya dgn para penjajah terdahulu.

Industri perang semakin mengerikan
senjata pemusnah masal di ciptakan
Eropa terus membara
Jerman bertekuk lutut
Hiroshima dan Naga saki di bumi hanguskan pasukan sekutu
Nuswantara yg telah berganti nama Indonesia mendeklarasikan kemerdekaannya
Perang dunia menyisakan dua kekuatan besar
Amerika dan Uni Soviet melenggang dalam lemenangan.

Kekuasaan selalu dgn logikanya
Impian purba nanusia manusia agung
Yg tlah membunuh tuhan di dalam hatinya
Yg tlah membunuh tuhan di dalam fikirannya

Bagai kuda kuda liar beringas
Lepas dari padang penggembalaan
Menerjang segala yg menghalang
Menggilas setiap perintang jalan

Amerika membangun aliansi militer/NATO bersama para sekutunya
Uni Soviet membangun PAKTA WARSAWA.
Dunia kembali menyimpan bara, kapitalisme bersitegang dgn sosialisme, hingga runtuhnya tembok berlin, dan sosialispun mati suri.
Amerika melenggang pongah tanpa tandingan, adi kuasa, polisi dunia, pengawal bagi langgengnya kekuasaan barat.
Feodalisme yg terjungkal di Perancis dan seluruh Eropa, kembali bangkit dalam bentuk kolonialisme dan imperealisme.
Persekutuaan para raja, pendeta, cendekiawan dan para pemilik modal semakin menguat, semangat solidaritas kaum buruhpun tak kalah kuat.
Demokrasi, HAM dan liberalisme di manipulasi untuk dapat mengendalikan bangsa bangsa.
Penjajahan tak lagi penguasaan atas koloni koloni wilayah tanah jajahan, namun lebih kepada penguasaan ekonomi dan ideologi secara global.
Bank bank, koorporasi dan perdagangan dunia di bangun, ribapun semakin menggurita.
Negara dunia ketiga bagai bayi menetek di puting susu srigala.

Sampai kapan kita tdk merasa risih sbg tong sampah peradaban, boneka boneka jaman yg terpenjara dinegrinya sendiri, yg di nina bobokan oleh fikiran dan mimpi mimpi bangsa lain.
Solidaritas bagai labirin membingungkan. Ras, suku, agama, dan kelompok, hanyalah pengikat yg rapuh/ashabiyah, sekuat kuat ikatan, adalah yg terbangun atas dasar cinta kepada Allah, Tuhan pencipta.

Salam burung burung liar !

Senin, 18 Juli 2011

belum ada judul

Selama engkau membanggakan logika & menafikan keberadaan akal intuisimu,maka engkau tdk akan pernh mengerti maksud dari setiap peristiwa yg trjd di semesta jagad raya ini. Engkau tdk akan pernah mengerti mengapa tuhan membiarkan pertumpahan darah dan bencana terus berlangsung di muka bumi.Manusia di biarkannya membangun peradaban yg sombong,lalu negeri negripun di tenggelamkan di perut bumi.Tetaplah patuh pada perintah tuhanmu, selama itu datang dari sumber hukum kebenaran.." jika Allah menghendaki,maka seluruh manusia di muka bumi ini beriman,dan jika Allah menghendaki,maka seluruh manusia di muka bumi ini ingkar".

Keluarlah dari persembunyianmu,berdirilah dgn tegak.Mari bersama kita belajar mendengar suara sumbang para penghujat agama,yg dgn sombongnya telah mengingkari keberadaaan akan adanya rob maha suci. Dari mereka kita bisa banyak mengambil pelajaran,dlm mengkritisi sikap buruk keberagamaan kita selama ini.Pun dari mereka pulalah kita akan banyak belajar,mengapa seseorang menjadi begitu membenci agama dan mengingkari adanya yg maha benar. "barangsiapa yg mendapat petunjuk,sesungguhnya hanya untuk dirinya,dan barang siapa yg di sesatkan,tiada penolong baginya".

Agama sesungguhnya tidak membatasi ruang gerak bagi naluri kemanusiaan dan akal untk menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan seperti yg di tuduhkan kaum atheis selama ini,agama justru mendorong manusia untk mentafakuri keajaiban keajaiban setiap peristiwa yg terjadi di semesta jagat raya ini,dalam rangka untk mempertegas pengakuan dan kesaksian akan kemaha segalaan Allah sbg pencipta penggerak sekaligus pengendali.."Allah meninggikan beberapa derajat bagi hambanya yg berilmu". Sebaik baiknya ilmu adalah ilmu tauhid. Maha benar Allah dgn segala firmannya

Allah mengaktualisasikan dirinya dlm bentuk material/makhluk ciptaannya,yaitu alam semesta sekalian isinya. Sementara keberadaannya sendiri absurd transendens & ghoib. Karna keberadaannya yg transendens dan takmungkin dpt di raba dgn indra,juga tdk mungkin sanggup di urai secara logika itulah maka Allahpun lalu memprasaranai manusia selaku kalifah di muka bumi ini dgn syariat agama yg berisi anjuran himbauan perintah dan larangan,agar manusia sanggup menegakkan jati diri kemanusiaanya serta sanggup mencapai kedekatannya .

{maaf kawan kawan ini hanya sekedar spekulasi tafsir dari saya sebagai praktisi bukan pengamat maupun peneliti di bidang keagamaan,jadi tolong di maklumi keterbatasan wawasan maupun ketidak kelayakannya sebagai expresi akademik.. sesungguhnya Allah maha mengetahui sesamar apapun niat.}belum ada judul

copyrigt; Juned Topan.. Diberdayakan oleh Blogger.